TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali memperkuat reformasi birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional terhadap 164 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bengkulu. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi sistem merit yang menempatkan kompetensi sebagai dasar utama dalam pengembangan karier aparatur negara.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (29/7/2026), dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili Gubernur Bengkulu. Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta para ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah.
Dari total 164 ASN yang dilantik, sebanyak 163 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memperoleh pengangkatan pertama ke dalam jabatan fungsional. Sementara satu orang lainnya dilantik melalui mekanisme perpindahan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelantikan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat kapasitas birokrasi yang profesional, adaptif terhadap perubahan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Dalam sambutannya, Sekda Herwan Antoni menegaskan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar memenuhi prosedur administrasi ataupun kegiatan seremonial. Menurutnya, setiap jabatan yang diemban merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara semua. Oleh karena itu, laksanakan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Herwan.
Ia menjelaskan bahwa pejabat fungsional memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah. Keahlian dan kompetensi yang dimiliki setiap pejabat fungsional diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Selain memberikan motivasi kepada ASN yang baru dilantik, Herwan Antoni juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin kerja. Menurutnya, citra ASN saat ini masih menghadapi berbagai stigma negatif di tengah masyarakat yang harus segera diubah melalui perubahan budaya kerja.
Ia mengungkapkan bahwa masih berkembang anggapan sebagian masyarakat yang menilai ada oknum ASN hanya datang ke kantor untuk melakukan absensi, kemudian menghabiskan waktu dengan bersantai, minum kopi, hingga bermain media sosial selama jam kerja.
"Akhir-akhir ini ASN menjadi bahan omongan. Katanya kerja ASN itu datang, absen, istirahat dan ngopi. Tambah satu lagi, tiktokan di jam kerja. Kita berharap ASN seperti itu tidak ada dan tidak terjadi di Provinsi Bengkulu," tegas Herwan Antoni.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa aparatur sipil negara dituntut mampu menunjukkan etos kerja yang tinggi serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Untuk mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat sistem pengawasan terhadap kinerja ASN. Evaluasi kinerja dilakukan secara berkelanjutan agar setiap pegawai mampu bekerja secara produktif, disiplin, dan fokus pada pencapaian target organisasi.
Penerapan pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, serta berorientasi pada hasil. Dengan demikian, seluruh ASN diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Herwan Antoni juga mengajak seluruh ASN untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan. Nilai tersebut dinilai mampu membentuk karakter aparatur yang berintegritas, loyal, kompeten, harmonis, adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya mendukung semangat "Bantu Rakyat" sebagai budaya kerja yang terus dikembangkan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan responsif.
Melalui pelantikan jabatan fungsional ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh ASN yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Kompetensi yang dimiliki diharapkan mampu menghasilkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat daya saing birokrasi daerah menuju pemerintahan yang modern dan terpercaya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra