TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Guna memastikan kesiapan maksimal dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Nala 2026, jajaran Kepolisian Daerah Bengkulu menggelar apel pagi di Halaman Gedung Tri Brata pada Minggu (22/03/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan komitmen seluruh personel sebelum diterjunkan ke lapangan dalam pengamanan momentum Hari Raya Idulfitri.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas 2 Preventif, Kombes Pol. Suparman, S.I.K., M.A.P., CPHR., CBA. Turut hadir dalam kegiatan itu para pejabat utama yang terlibat dalam operasi serta seluruh anggota yang telah menerima surat perintah (sprin) untuk menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat tahun ini.
Dalam pelaksanaannya, apel pagi tidak hanya menjadi rutinitas seremonial semata, melainkan juga sebagai sarana pengecekan akhir terhadap kesiapan personel. Mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fisik anggota, hingga kesiapan mental dalam menghadapi dinamika di lapangan menjadi fokus utama.
Kombes Pol. Suparman dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada tingkat kedisiplinan dan kesiapan individu setiap personel. Ia menilai, tantangan pengamanan arus mudik dan arus balik membutuhkan kerja ekstra serta tanggung jawab tinggi dari seluruh anggota.
“Kesiapan dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas di lapangan. Setiap personel harus mampu bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang kuat, baik antar satuan fungsi di internal kepolisian maupun dengan instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kelancaran serta keamanan selama berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran.
Menurutnya, kompleksitas pengamanan selama periode Idulfitri tidak dapat ditangani secara parsial. Oleh karena itu, komunikasi yang efektif dan kerja sama yang solid harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Selain menyoroti aspek teknis pelaksanaan tugas, Suparman juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Ia menilai, padatnya aktivitas selama operasi berpotensi menguras energi, sehingga diperlukan kesiapan fisik yang prima.
“Tugas ke depan cukup padat dan membutuhkan stamina yang baik. Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan tetap utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Operasi Ketupat Nala 2026 sendiri merupakan agenda tahunan kepolisian yang difokuskan pada pengamanan perayaan Idulfitri, termasuk pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital, serta pelayanan kepada masyarakat. Dalam operasi ini, berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban menjadi perhatian serius, mulai dari kemacetan hingga risiko kecelakaan lalu lintas.
Dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat juga semakin diperkuat.
Polda Bengkulu optimistis, melalui kesiapan yang matang, disiplin tinggi, serta koordinasi yang solid, pelaksanaan Operasi Ketupat Nala 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan kenyamanan selama menjalankan tradisi mudik dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra