Skip to main content

Benahi Citra Wisata, Pemkot Bengkulu Standarkan Pondok Pantai Panjang

Benahi Citra Wisata, Pemkot Bengkulu Standarkan Pondok Pantai Panjang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmen serius dalam membenahi wajah kawasan wisata Pantai Panjang. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memulihkan citra pariwisata daerah yang sempat tercoreng akibat praktik pungutan liar, tarif sewa pondok tidak wajar, serta berbagai aktivitas yang merugikan kenyamanan wisatawan.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa penataan kawasan Pantai Panjang tidak lagi bersifat parsial, melainkan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan etalase daerah yang harus dijaga bersama, karena berpengaruh langsung terhadap perekonomian masyarakat dan kepercayaan publik.

Langkah tegas ini diambil menyusul viralnya keluhan wisatawan di media sosial terkait oknum pedagang yang mematok harga sewa pondok hingga Rp1 juta per hari. Praktik tersebut dinilai tidak masuk akal dan berpotensi merusak reputasi Bengkulu sebagai daerah tujuan wisata yang ramah dan terjangkau.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan yang mencederai nama baik pariwisata Bengkulu. Pantai Panjang adalah milik bersama, bukan untuk dimanfaatkan secara tidak wajar oleh segelintir oknum,” tegas Dedy Wahyudi, Senin (21/12).

Ia menambahkan, Pemkot Bengkulu telah memberikan peringatan keras kepada para pedagang dan pengelola pondok di kawasan pantai. Jika masih ditemukan praktik penetapan harga yang mencekik wisatawan, sanksi tegas akan diberlakukan, mulai dari pencabutan izin hingga pelarangan berjualan di kawasan wisata tersebut.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bengkulu mulai membangun lima unit gazebo percontohan yang akan dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Gazebo ini dirancang sebagai fasilitas publik yang tertata, aman, dan memiliki standar harga yang jelas sehingga tidak merugikan pengunjung.

Pembangunan gazebo percontohan ini menjadi bagian dari target besar Pemkot Bengkulu dalam menata ulang Pantai Panjang. Pada tahun 2026 mendatang, pemerintah menargetkan sebanyak 100 pondok wisata resmi berdiri di sepanjang garis pantai. Keberadaan pondok resmi ini diharapkan mampu menggantikan lapak-lapak liar yang selama ini tumbuh tanpa pengaturan yang jelas.

Selain penataan pondok, revitalisasi kawasan Pantai Panjang juga mencakup pembenahan lingkungan. Pemerintah akan melakukan pengerukan sedimen sungai di sepanjang jalur jogging track guna menghilangkan bau tak sedap yang kerap dikeluhkan pengunjung. Penertiban lapak yang melanggar aturan pun akan dilakukan dengan bantuan alat berat demi mengembalikan estetika kawasan pantai.

Tidak hanya itu, Pemkot Bengkulu juga merencanakan pembangunan Tugu Camkoha sebagai ikon baru sekaligus spot swafoto bagi wisatawan. Kehadiran tugu ini diharapkan dapat menambah daya tarik visual dan memperkaya pengalaman wisata di Pantai Panjang.

Melalui standarisasi fasilitas, ketegasan pengelolaan, serta penataan lingkungan yang terintegrasi, Pemkot Bengkulu optimistis Pantai Panjang akan kembali menjadi destinasi unggulan yang nyaman, tertib, dan membanggakan. Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kawasan wisata demi masa depan pariwisata Bengkulu yang lebih baik.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra