Skip to main content

Bendungan Irigasi Hanyut Puluhan Hektar Sawah Terancam Tidak Dapat Di Garap

Bendungan Irigasi Hanyut Puluhan Hektar Sawah Terancam Tidak Dapat Di Garap.

BENGKULU UTARA TEROPONG PUBLIK.CO.ID - Bendungan irigasi aliran sungai Sungai Lais Desa Lubuk Gedang kecamatan Lais Bengkulu Utara, jebol dan menghancurkan bangunan baru DAK 2022 Dinas BPBD akibat diterjang banjir,Kondisi ini membuat puluhan hektar lahan sawah terancam,Tidak bisa lagi di Grap.mingu(04/09/2022).

Kepala Desa Lubuk Gedang, Hambali menjelaskan kepada awak media ini di kediaman nya, akibat banjir pasca hujan deras mulai dari hari Senin tanggal 29-08-2022,hingga sampai beberapa hari telah menghancurkan bendungan irigasi persawahan yang berada di Aliran sungai Lais, Bendungan yang rusak total mencapai ratusan meter ini,berfungsi sebagai bendungan pembagi air irigasi, adalah sumber Air dari ratusan hektar lahan persawahan Aliran sungai Lais Desa Lubuk Gedang.

"Banjir ini juga telah menghancurkan bangunan irigasi baru,yang selesai di bangun beberapa Minggu ini, bangunan irigasi yang menggunakan Dana Dak tahun 2022 melalui Dinas BPBD kabupaten Bengkulu Utara juga hanyut tidak tersisa"jelas Hambali. Hambali menambah kan, Ratusan hektar lahan persawahan yang berada di lokasi air sungai Lais Desa Lubuk Gedang adalah sumber perekonomian masyarakat yang terbesar, hampir 70%masyarat petani mengandalkan hidup dari hasil bercocok tanam padi, saya sangat mengharapkan kedepannya pemerintah daerah bisa membantu membangun kembali irigasi yang rusak akibat bencana alam ini.

"Musibah banjir ini telah mengakibatkan Lumpuhnya perekonomian masyarakat Desa Lubuk Gedang terusus dari sektor persawahan"kata Hambali. Di sisi lain ketua KP2A,Wari mengatakan Bencana alam akibat banjir bandang menimbulkan kerugian yang cukup besar terutama terkait bangunan irigasi pemerintah daerah yang masih dalam tahap pembangunan/tahap pemeliharaan hancur hanyut terbawa arus sungai tanpa tersisa sedikit pun, saya menyarankan masyarakat petani sawah desa lubuk gadang untuk bersabar, berharap pemerintah Daerah agar bisa secepatnya membangun kembali irigasi yang rusak. tutup Wari.(Kabiro Gunawan).