TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< FGD bertema 'Arah Pembangunan SDM dan SDA di Provinsi Bengkulu' diresmikan di Hotel Golden Rich Curup oleh Syahfawi, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
FGD melibatkan 9 narasumber dari berbagai bidang seperti Bappeda, Kadin, Dinas Dikbud, Disnaker, dan BKD Prov Bengkulu. Mereka menyuarakan pentingnya kritik yang konstruktif untuk kemajuan daerah.
Syahfawi juga menyoroti potensi besar sektor pariwisata dan pertanian di Rejang Lebong, namun mengingatkan bahwa potensi ini belum dioptimalkan sepenuhnya.
Ketua Panitia Pelaksana FGD, Nining Suningsih, SPt, MSi, menjelaskan bahwa FGD ini adalah bagian dari 4 tahap FGD yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem kemitraan dalam pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.
Direktur Akrel, Ir.Joko Sutopo Sugeng Hartono, MPA, menegaskan kolaborasi pendidikan tinggi vokasi antara Lampung dan Bengkulu dalam menggerakkan program FGD ini.
Diskusi FGD menyoroti potensi sumber daya alam Bengkulu, program pembangunan daerah, tren riset dan inovasi, serta keterhubungan lulusan vokasi dengan dunia usaha/industry di Provinsi Bengkulu.
Sinergi untuk Mendorong Inovasi dan Pembangunan Daerah
FGD ini tidak hanya menjadi awal dari serangkaian diskusi penting, tetapi juga menjadi momentum sinergi antara berbagai sektor untuk mencapai perkembangan dan inovasi yang lebih baik di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra