Skip to main content

Bupati Kepahiang Perkuat Pengembangan Energi Panas Bumi, Targetkan Eksplorasi Dimulai 2027

Pemkab Kepahiang memperkuat komitmen energi terbarukan melalui kunjungan ke PLN dan MCI Renewables. Eksplorasi panas bumi ditargetkan dimulai 2027.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Kepahiang terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pengembangan energi baru terbarukan, khususnya sektor panas bumi. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP ke kantor pusat PT PLN (Persero) dan perusahaan pengembang energi panas bumi, PT Mitra Cakrawala International (MCI) Renewables di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi pengelolaan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Kabupaten Kepahiang yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber energi ramah lingkungan di Provinsi Bengkulu.

Dalam agenda tersebut, Bupati Zurdi Nata turut didampingi sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Kepahiang, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan Husni Thamrin, Kepala BKD Jono Antoni, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Dishaidil, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Hardiono. Kehadiran rombongan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan proyek strategis tersebut.

Bupati Zurdi Nata menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pihak PLN akan mulai melakukan berbagai persiapan awal, termasuk peningkatan infrastruktur dan mobilisasi logistik untuk mendukung kegiatan eksplorasi panas bumi. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke proses eksplorasi secara menyeluruh.

“Perbaikan infrastruktur akan difokuskan pada akses jalan PEDA hingga menuju Desa Air Sempiang. Hal ini penting agar distribusi peralatan dan mobilisasi tim eksplorasi dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan eksplorasi panas bumi secara resmi dijadwalkan dimulai pada tahun 2027. Proses ini merupakan bagian dari tahapan panjang menuju pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang diharapkan mampu menjadi sumber energi berkelanjutan di daerah tersebut.

Menurutnya, keberhasilan proyek PLTP nantinya tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kemandirian energi daerah. Kepahiang berpotensi menjadi salah satu daerah penghasil energi terbarukan unggulan di Bengkulu.

“Kami optimistis, meskipun prosesnya membutuhkan waktu, proyek ini akan membawa Kepahiang menjadi daerah strategis dalam pengembangan energi bersih di masa depan,” tegas Zurdi Nata.

Selain itu, pengembangan panas bumi juga diyakini akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan hadirnya investasi dan aktivitas industri energi, peluang kerja baru diprediksi akan terbuka luas bagi masyarakat lokal.

Bupati juga menekankan bahwa proyek ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang lainnya di Kepahiang.

“Ketika proyek ini sudah beroperasi, kami berharap tidak hanya memberikan kontribusi terhadap energi nasional, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, kunjungan tersebut disambut langsung oleh Presiden Director PT MCI Renewables, Julfi Hadi. Dalam pertemuan tersebut, pihak MCI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pengembangan panas bumi di wilayah Kepahiang, termasuk dalam hal investasi dan teknologi.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan pihak swasta ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek energi terbarukan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan langkah konkret yang terus dilakukan, Kabupaten Kepahiang semakin menunjukkan posisinya sebagai daerah yang siap bertransformasi menuju kemandirian energi berbasis potensi lokal, sekaligus mendukung program nasional dalam pengembangan energi hijau di Indonesia.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra