TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Kepahiang. Kali ini, tiga rumah warga di Desa Daspetah, Kecamatan Ujan Mas, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (29/3/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tiga warga yang terdampak dalam kejadian tersebut masing-masing adalah Putri Hafsa, Burhim, dan Sudi Hermawan. Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga dilaporkan kehilangan sejumlah barang berharga serta dokumen penting akibat kebakaran tersebut.
Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kabupaten Kepahiang langsung turun tangan memberikan bantuan kepada para korban. Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP bersama Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si dan Sekretaris Daerah Dr. Hartono mendatangi langsung lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan, Selasa (31/3/2026).
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus dukungan moral bagi warga yang tengah tertimpa musibah. Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan dasar kepada korban kebakaran.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, perlengkapan keluarga (family kits), kasur, serta bantuan uang tunai yang disalurkan melalui Baznas Kepahiang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca musibah.
Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, dalam keterangannya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang dialami warganya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit seperti bencana.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah. Bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun ini adalah bentuk perhatian dan dukungan kami kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera membantu proses pengurusan dokumen penting milik korban yang ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penggantian dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), maupun ijazah harus dilakukan secara cepat dan tanpa dipungut biaya.
“Saya minta kepada OPD terkait agar segera membantu para korban dalam mengurus dokumen yang hilang. Jangan ada pungutan biaya, semua harus dilayani dengan cepat dan maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang telah menunjukkan solidaritas tinggi dalam membantu para korban, baik saat kejadian maupun setelahnya. Ia menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan nilai positif yang harus terus dijaga.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu korban kebakaran. Mulai dari upaya evakuasi, pemadaman api, hingga bantuan pasca kejadian. Ini adalah bukti nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Sementara itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau atau saat penggunaan instalasi listrik yang tidak standar.
Dengan adanya musibah ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran, termasuk memastikan keamanan instalasi listrik dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Peristiwa kebakaran di Desa Daspetah ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan, baik dalam penanganan maupun upaya pencegahan ke depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra