TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Provinsi Bengkulu 2023 yang digelar di Auditorium Poltekes Bengkulu pada Sabtu (18/11), Bupati Rejang Lebong, Drs. Syamsul Effendi, MM, bersama kader Posyandu dan balita sehat, meraih prestasi gemilang dengan memboyong tidak kurang dari 7 penghargaan bergengsi. Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, menjadi panggung penghormatan atas capaian luar biasa di bidang kesehatan.
Salah satu momen khidmat pada malam puncak HKN adalah saat pemotongan tumpeng besar oleh gubernur, yang kemudian tumpengnya diberikan kepada Sekretaris Ditjen Kefarmasian Kemenkes RI, Dita Novianti Sugandi Argadireja, SSI, Apt, MM.
Prestasi yang berhasil diraih Rejang Lebong meliputi penghargaan atas keberhasilan program kabupaten sehat dengan 9 tatanan, progres percepatan stop buang air besar sembarangan di atas 70 persen, serta pencapaian UHC non cut off atau peserta daftar langsung aktif.
Tidak hanya itu, kader Posyandu juga meraih peringkat tinggi, di mana Tri Purwati dari Posyandu Melatu Desa Blitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi memperoleh peringkat II, sementara Posyandu Melati Desa Warung Pojok, Sindang Dataran, berhasil menduduki peringkat I. Kedua balita, Mahreen dan Dhefin Arziki Fathan, masing-masing meraih juara I dan III pada kategori balita sehat.
Penghargaan-penghargaan ini diberikan langsung oleh gubernur didampingi oleh Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, MKes, MSi. Selain itu, bupati juga menerima sertifikat tanah eks RSUD Curup yang diserahkan oleh Sekretaris Ditjen Kefarmasian Kemenkes RI, Dita Novianti Sugandi Argadireja, SSI, Apt, MM.
Dalam ucapan terima kasihnya kepada tim Media Center Diskominfo, bupati menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerjasama seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan masyarakat Rejang Lebong. Dia juga menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih.
Sekretaris Ditjen Kefarmasian Kemenkes RI, Dita Novianti Sugandi Argadireja, SSI, Apt, MM, menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih para bupati, para kader Posyandu, dan balita sehat. Dalam tema HKN kali ini, "Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju," Dita menyoroti 6 pilar transformasi yang menjadi landasan sistem kesehatan yang harus dibangun bersama.
Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, juga turut memberikan apresiasi terhadap perubahan fundamental dalam layanan kesehatan melalui 6 pilar transformasi Kesehatan. Fokus pada pencegahan daripada pengobatan, layanan yang lebih cepat dan terjangkau, serta upaya untuk memastikan layanan kesehatan yang terintegrasi menjadi sorotan dalam pidatonya.
Selain itu, pengembalian kepemilikan dan pengelolaan RS Enggano ke Bengkulu Utara diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Pulau Enggano. Hal ini sejalan dengan langkah-langkah pembangunan infrastruktur dan fasilitas di pulau tersebut.
Dalam rangkaian peringatan HKN ke-59, Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, MKes, MSi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyertakan pertandingan olahraga, tetapi juga pemilihan kader kesehatan berprestasi. Malam puncak HKN menjadi momentum penghormatan atas dedikasi dan kerja keras dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra