TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dengan menempatkan tenaga medis di tiga posko kesehatan strategis. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas selama masa libur panjang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menyampaikan bahwa posko kesehatan tersebut tersebar di tiga lokasi yang dinilai memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi, yakni di Pintu Tol Bengkulu–Taba Penanjung, kawasan Sport Center Pantai Panjang, serta Pantai Zakat.
“Di setiap lokasi kami dirikan tenda khusus pelayanan kesehatan yang dilengkapi dengan obat-obatan dan peralatan medis dasar. Setiap posko dijaga oleh tiga orang tenaga kesehatan dan satu sopir ambulans yang siap siaga,” ujar Nelli.
Menurutnya, penempatan posko kesehatan ini merupakan upaya antisipatif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kesehatan selama libur Nataru, mulai dari kelelahan perjalanan, penyakit ringan, hingga kejadian kecelakaan lalu lintas maupun insiden di kawasan wisata.
Nelli menjelaskan, pelayanan posko kesehatan akan berlangsung sejak masa libur Natal hingga 2 Januari 2026. Selama periode tersebut, petugas kesehatan akan bekerja dengan sistem shift agar layanan tetap optimal dan berkesinambungan.
“Posko ini kami siapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama. Jika kondisi pasien memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait akses layanan kesehatan selama liburan. Dinkes Kota Bengkulu berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan maksimal, khususnya di lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi warga dan wisatawan.
“Bagi masyarakat yang sedang bepergian, berwisata, atau mengalami gangguan kesehatan saat liburan Nataru, silakan datang ke posko. Tim kami siap memberikan pelayanan,” ungkap Nelli.
Lebih lanjut, fungsi posko kesehatan tidak hanya terbatas pada pelayanan medis ringan, tetapi juga sebagai pusat respons cepat apabila terjadi kondisi darurat. Seluruh prosedur penanganan, termasuk evakuasi dan rujukan, telah dipersiapkan dengan matang.
“Jika ada warga yang sakit di perjalanan, mengalami kelelahan, atau terjadi kecelakaan, semuanya sudah kami siapkan skema penanganannya,” tambahnya.
Selain posko kesehatan, Dinkes Kota Bengkulu juga menyiagakan sejumlah unit ambulans yang ditempatkan di titik-titik strategis. Ambulans tersebut siap digunakan sewaktu-waktu guna mendukung percepatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dinkes berharap dengan adanya posko kesehatan ini, masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra