TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu menunjukkan respons cepat dalam menjaga kebersihan ruang publik dengan melakukan pembersihan menyeluruh di kawasan Simpang Lima setelah pelaksanaan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026. Aksi tersebut dilakukan sejak dini hari agar kawasan pusat kota kembali bersih dan nyaman sebelum masyarakat memulai aktivitas pada pagi hari.
Ribuan warga yang memadati Simpang Lima untuk menyaksikan laga puncak pesta sepak bola dunia menciptakan suasana semarak. Namun, tingginya antusiasme masyarakat juga meninggalkan konsekuensi berupa tumpukan sampah, mulai dari botol minuman, gelas plastik, bungkus makanan hingga berbagai jenis sampah lainnya yang tersebar di sejumlah titik.
Menyikapi kondisi tersebut, DLH Kota Bengkulu tidak menunggu lama. Begitu acara selesai, petugas kebersihan langsung diterjunkan ke lapangan dengan dukungan armada pengangkut sampah untuk membersihkan seluruh area secara menyeluruh.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan kota, khususnya di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Menurutnya, Simpang Lima merupakan salah satu ikon Kota Bengkulu yang setiap pagi dipadati warga untuk bekerja, berolahraga, maupun menjalankan aktivitas ekonomi. Karena itu, kondisi lingkungan harus dipastikan kembali bersih sebelum matahari terbit.
"Tim kebersihan bersama beberapa armada langsung kami kerahkan setelah kegiatan selesai. Targetnya, sebelum fajar kawasan Simpang Lima sudah kembali bersih sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa tanpa terganggu oleh sisa sampah," ujar Anshar Amin, Senin (20/7/2026).
Petugas kebersihan yang mengenakan seragam oranye tampak bekerja tanpa mengenal waktu. Mereka menyapu jalan, mengumpulkan sampah ke dalam karung, membersihkan trotoar, taman, hingga mengangkut seluruh sampah menggunakan kendaraan operasional DLH menuju tempat pembuangan yang telah ditentukan.
Berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, proses pembersihan berlangsung cepat. Menjelang pagi, kawasan Simpang Lima kembali terlihat bersih, rapi, dan siap digunakan masyarakat untuk berolahraga maupun menjalankan aktivitas harian.
Kecepatan penanganan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan petugas kebersihan dalam menjaga wajah Kota Bengkulu, terutama setelah berlangsungnya kegiatan berskala besar yang melibatkan ribuan pengunjung.
Anshar Amin juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel lapangan yang telah bekerja sejak dini hari demi memastikan lingkungan tetap bersih. Menurutnya, dedikasi para petugas menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang nyaman, sehat, dan layak dikunjungi.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim, kawasan Simpang Lima dapat kembali bersih dalam waktu singkat. Ini merupakan hasil dari semangat dan tanggung jawab para petugas yang selalu siap bekerja kapan pun dibutuhkan," ungkapnya.
Selain mengapresiasi petugas, DLH Kota Bengkulu turut mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak orang. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dinilai menjadi faktor penting dalam mengurangi beban petugas kebersihan sekaligus menjaga fasilitas publik tetap nyaman.
Pemerintah Kota Bengkulu terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih melalui peningkatan pelayanan kebersihan, termasuk dengan kesiapan personel dan armada yang selalu siaga menangani berbagai kondisi di lapangan.
Keberhasilan membersihkan Simpang Lima dalam waktu singkat menjadi gambaran nyata sinergi antara pemerintah dan petugas lapangan dalam menjaga kebersihan kota. Dengan lingkungan yang kembali tertata, masyarakat pun dapat menikmati ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman untuk berbagai aktivitas setiap harinya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra