Skip to main content

DPRD Bengkulu Tengah Setujui Perubahan APBD 2025, Bupati Komit Efisiensi dan Transparansi

DPRD Bengkulu Tengah Setujui Perubahan APBD 2025, Bupati Komit Efisiensi dan Transparansi

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama DPRD Bengkulu Tengah menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung di Ruang Gunung Bungkuk, Kantor DPRD Bengkulu Tengah pada Rabu (3/9/2025) itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Fepi Suheri, didampingi Wakil Ketua I, Peri Haryadi, S.Sos., M.Si., dan Wakil Ketua II, Romli, S.P.

Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, ST., M.AP., hadir bersama Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., untuk menyimak jalannya pembahasan penting tersebut. Turut hadir pula anggota DPRD, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, serta undangan lain.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD Bengkulu Tengah menyampaikan pendapat akhir mereka terkait perubahan APBD 2025. Menariknya, ketujuh fraksi sepakat menyetujui rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2025, sehingga dokumen tersebut bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Usai mendengarkan pendapat akhir fraksi, rapat dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan terhadap Raperda Perubahan APBD 2025. Tahap berikutnya, dokumen ini akan dibawa ke Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk dievaluasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Komitmen Pemerintah Daerah

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan serta anggota DPRD yang telah menyetujui APBD-P 2025. Ia menegaskan bahwa Pemkab Bengkulu Tengah berkomitmen menjalankan pengelolaan anggaran secara transparan dan efisien.

“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah akan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan optimalisasi potensi daerah. Kami juga akan memastikan program pembangunan berjalan stabil, akseleratif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Rachmat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat, sekaligus mengoptimalkan penyerapan anggaran. Hal ini dilakukan agar setiap program pembangunan dapat terealisasi secara maksimal.

Rachmat juga menekankan, berbagai catatan yang muncul saat hearing maupun pandangan umum fraksi sebelumnya akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. “Persetujuan bersama ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Bengkulu untuk dievaluasi sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Dorongan pada Inovasi dan UMKM

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dan inovatif dalam menggali sumber-sumber PAD. Salah satu strategi yang akan ditempuh adalah memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas basis penerimaan daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan sarana dan prasarana, serta pembangunan infrastruktur akan terus diprioritaskan. Dengan adanya perbaikan infrastruktur, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat lebih lancar dan taraf hidup masyarakat Bengkulu Tengah semakin baik,” tambah Rachmat.

Harapan Bersama

Dukungan penuh dari DPRD Bengkulu Tengah terhadap perubahan APBD 2025 menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Seluruh fraksi menekankan agar eksekutif benar-benar menjalankan rencana yang telah disusun, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Harapan kami, rancangan ini bukan hanya sekadar dokumen, melainkan benar-benar terealisasi untuk kepentingan masyarakat. Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, pembangunan di Bengkulu Tengah bisa lebih terarah dan tepat sasaran,” ungkap salah satu perwakilan fraksi dalam rapat paripurna.

Dengan disetujuinya Raperda Perubahan APBD 2025, Pemkab Bengkulu Tengah kini memiliki landasan yang lebih kuat untuk melanjutkan program pembangunan. Efisiensi, transparansi, dan keberpihakan pada rakyat akan menjadi tolok ukur utama dalam implementasi kebijakan ke depan.

Pewarta : Amg          

Editing : Adi Saputra