TEROPONGPUBLIK.CO.ID<<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, melalui Asisten Administrasi Perekonomian & Pembangunan, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd, aktif menghadiri sebuah acara diskusi yang bertujuan untuk mempercepat penurunan kasus stunting di Provinsi Bengkulu. Acara tersebut diselenggarakan di rumah dinas Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu pada hari Selasa (07/05/2024). Diskusi ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Dr. Rosjonsya, serta dihadiri oleh berbagai pihak penting, antara lain Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI (BKKBN RI), Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI Nopian Andusti, SE., MT., Forkopimda Provinsi Bengkulu, perwakilan Bupati/Walikota se-Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Kepala OPD Provinsi Bengkulu dan Kabupaten/Kota, serta Ketua TPPKK Kabupaten/Kota.

Wakil Gubernur Bengkulu, Dr. Rosjonsyah, yang juga menjabat sebagai ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Bengkulu, menegaskan komitmennya dalam menangani masalah stunting di wilayah tersebut. Diskusi ini menjadi platform bagi anggota TPPS untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengatasi tantangan stunting, terutama yang terkait dengan masalah gizi yang menghambat pertumbuhan anak-anak.
Dalam sambutannya, Dr. Rosjonsyah menyoroti pentingnya pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan yang diusulkan untuk diperpanjang menjadi 24 bulan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting. Selain itu, Kepala BKKBN RI juga menekankan pentingnya mengurangi angka pernikahan dini, karena pernikahan dini seringkali berpotensi mengakibatkan stunting pada anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut. Dengan adanya kolaborasi dan kesadaran bersama dari berbagai pihak, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat mencapai penurunan signifikan dalam kasus stunting serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pewarta: Rizon
Editing: Adi Saputra