TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menunjukkan kepedulian langsung kepada warganya dengan menghadiri dua rumah duka pada Senin malam (9/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu menjadi bentuk empati dan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Takziah pertama dilakukan di rumah duka Almarhum Tori bin Syamsudin yang beralamat di Jalan Hibrida 15, Kelurahan Sidomulyo. Selanjutnya, Wali Kota melanjutkan kunjungan ke rumah duka Almarhumah Rasicha binti Yuliar di Jalan Al-Kausar, Kelurahan Lingkar Barat. Kehadiran Wali Kota disambut haru oleh keluarga dan warga sekitar yang tengah berduka.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Wahyudi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya kedua warga Kota Bengkulu tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum dan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Sebagai sesama umat, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menguatkan. Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Bengkulu turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima seluruh amal ibadahnya,” ujar Dedy Wahyudi dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Dedy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir dalam momentum-momentum seremonial atau saat masyarakat berada dalam kondisi bahagia, tetapi juga di saat warga mengalami musibah dan kesedihan. Menurutnya, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat yang berduka merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial.
“Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk selalu hadir di setiap suka dan duka masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa sendiri ketika menghadapi cobaan,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kota Bengkulu juga menyerahkan bantuan administratif sebagai bentuk pelayanan nyata kepada keluarga yang ditinggalkan. Bantuan tersebut berupa dokumen kependudukan terpadu yang dikenal dengan layanan “3 in 1” dan “4 in 1”.
Dokumen yang diserahkan meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kematian, serta buku Taspen bagi keluarga yang berhak. Penyerahan dokumen ini bertujuan untuk mempermudah urusan administrasi keluarga tanpa harus mengurusnya secara terpisah di kemudian hari.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari keluarga almarhum dan almarhumah. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kemudahan pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bengkulu di tengah suasana duka.
“Kami sangat terbantu. Di saat kami masih berduka, pemerintah sudah membantu mengurus dokumen penting. Ini sangat meringankan beban kami,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Dalam kegiatan takziah tersebut, Wali Kota Bengkulu turut didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, Camat Gading Cempaka, Lurah Sidomulyo, Lurah Lingkar Barat, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Kehadiran jajaran pejabat ini menunjukkan sinergi dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. Pemerintah Kota Bengkulu berharap, melalui pendekatan empati dan pelayanan cepat, kehadiran pemerintah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra