TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Festival Tunas Bahasa Ibu yang telah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu, kini telah resmi ditutup pada Kamis 9 November 2023. Acara penutupan yang digelar di Gedung Asrama Haji Bengkulu tersebut, dipimpin oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar.
Festival ini memegang peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya serta bahasa daerah di Provinsi Bengkulu. Khairil Anwar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini, mengatakan bahwa festival tersebut memiliki peran vital dalam menjaga bahasa daerah agar tetap lestari.
"Kegiatan ini adalah jaminan bagi kita bahwa bahasa daerah kita terjaga dan terpelihara dengan baik. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Adat, budaya, dan bahasa daerah Bengkulu memiliki kekayaan luar biasa, dengan setidaknya terdapat 7 dialek bahasa daerah di sini. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melestarikan budaya dan bahasa daerah agar tetap terjaga," ungkap Khairil.
Selain itu, Khairil juga mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini tengah mengupayakan penyusunan Peraturan Gubernur tentang Pelestarian Bahasa dan Aksara Daerah. Rencananya, peraturan ini akan segera diterbitkan sebelum akhir tahun ini.
"Dalam waktu dekat, insyaAllah, kami akan menerbitkan Peraturan Gubernur tentang pelestarian Bahasa dan Aksara Daerah. Ini merupakan salah satu langkah konkret yang akan kita ambil untuk memastikan bahasa dan budaya daerah kita tetap lestari dan tidak terancam punah," tutup Khairil.
Dengan penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu dan komitmen kuat dari pemerintah setempat, harapan pelestarian budaya dan bahasa daerah Bengkulu semakin mendapatkan perhatian yang serius dan tindakan nyata.
Pewarta: Gunawan
Editing: Adi Saputra