TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo) Provinsi Bengkulu terus menggiatkan program sosial Infak Bantu Rakyat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di momentum bulan suci Ramadan.
Program infak dan sedekah ini dilaksanakan secara internal di lingkungan Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu. Seluruh pegawai diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian rezekinya secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan infak tersebut merupakan bentuk solidaritas dan empati sosial dari para pegawai terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Menurutnya, program ini tidak bersifat wajib, melainkan murni dilandasi oleh niat baik serta keikhlasan para pegawai untuk berbagi kepada sesama.
“Infak Bantu Rakyat yang dijalankan di Dinas Kominfo ini hanya sebatas ruang lingkup internal Kominfo. Setiap pegawai berinfak semampunya dan tidak ada unsur paksaan,” ujar Nelly Alesa.
Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari infak tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara tepat sasaran agar dapat memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.
Selain membantu masyarakat kurang mampu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
Menurut Nelly, Ramadan merupakan momen yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, berbagi, serta meningkatkan rasa empati terhadap sesama.
“Dana yang terkumpul nantinya akan kami salurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, gerakan sosial seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
Program Infak Bantu Rakyat juga menjadi salah satu langkah kecil namun bermakna dalam memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Nelly berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan tidak hanya dilakukan saat bulan Ramadan saja. Menurutnya, semangat berbagi seharusnya dapat menjadi budaya positif yang terus dijaga sepanjang waktu.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan saja,” harapnya.
Dengan adanya gerakan infak tersebut, Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan sosial antara pemerintah dan warga.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi instansi lain untuk melakukan kegiatan serupa, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu.
Melalui langkah sederhana seperti infak dan sedekah, diharapkan nilai kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan pemerintahan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra