Skip to main content

Grand Final Bujang Gadis Pagar Alam 2026 Resmi Dibuka, Wawako Dorong Promosi Wisata Daerah

Wakil Wali Kota Pagar Alam membuka Grand Final Bujang Gadis Pagar Alam 2026 dan menegaskan peran penting duta wisata dalam mempromosikan potensi daerah.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Pemerintah Kota Pagar Alam kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui ajang pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam (BGP) Tahun 2026. Kegiatan bergengsi tersebut mencapai puncaknya dalam malam Grand Final yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Hj Bertha, Sabtu malam (18/04/2026), di Gedung Serbaguna SDN 74 Gunung Gare.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Hera Parianti Ludi bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang memadati lokasi acara. Suasana malam grand final berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari masyarakat yang antusias menyaksikan penampilan para finalis terbaik.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam yang telah sukses menyelenggarakan ajang tahunan tersebut. Menurutnya, pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian penting dari strategi pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pariwisata.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi besar Kota Pagar Alam untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Sumatera Selatan. Dengan potensi alam yang melimpah, mulai dari pegunungan hingga wisata budaya, Pagar Alam dinilai memiliki daya tarik yang kuat untuk dikembangkan secara lebih luas.

“Ajang ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi wajah dan duta promosi pariwisata Kota Pagar Alam,” ujar Wakil Wali Kota dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para finalis yang terpilih nantinya akan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah mempromosikan berbagai destinasi wisata, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Para duta wisata ini diharapkan mampu menjadi komunikator yang efektif dalam memperkenalkan keindahan alam serta kekayaan budaya Pagar Alam kepada masyarakat luas.

Tidak hanya itu, ajang BGP juga dinilai mampu membentuk karakter generasi muda yang percaya diri, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah. Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari kemampuan komunikasi, pengetahuan umum, serta pemahaman tentang potensi daerah.

Wakil Wali Kota juga memberikan motivasi kepada seluruh finalis yang telah berhasil masuk dalam 10 besar pasangan terbaik. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta pada dasarnya telah menjadi pemenang, baik bagi diri sendiri maupun bagi keluarga mereka.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang yang nantinya terpilih. Bagi yang belum berkesempatan, jangan berkecil hati. Kalian semua adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi yang ketat,” pesannya.

Sementara itu, penyelenggaraan Grand Final BGP 2026 juga diwarnai dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang semakin menambah kemeriahan acara. Hal ini sekaligus menjadi bentuk promosi langsung terhadap kekayaan budaya lokal yang dimiliki Kota Pagar Alam.

Ajang ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang, sehingga mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang siap berkontribusi dalam memajukan pariwisata daerah. Pemerintah Kota Pagar Alam pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan.

Dengan terselenggaranya Grand Final Bujang Gadis Pagar Alam 2026, diharapkan promosi wisata daerah semakin optimal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kota Pagar Alam. Ke depan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pagar Alam sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing.

 Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra