TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menggelar kegiatan Halalbihalal yang dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama seluruh kepala sekolah SMA dan SMK se-Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom dan siaran langsung TikTok dari ruang kerja gubernur, Rabu (1/4/2026).
Pertemuan daring tersebut menjadi momentum silaturahmi pasca-Idulfitri sekaligus forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan pendidikan di Provinsi Bengkulu. Dalam arahannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjaga integritas serta menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih dan transparan.
Helmi menegaskan bahwa praktik pungutan liar atau permintaan uang dalam bentuk apa pun kepada kepala sekolah tidak boleh terjadi. Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan jabatan atau posisi tertentu untuk meminta imbalan, baik untuk mempertahankan jabatan kepala sekolah maupun untuk kepentingan lain yang menyimpang dari aturan.
“Tidak boleh ada kepercayaan bahwa seorang kepala sekolah harus memberikan sesuatu agar tetap menjabat atau mendapatkan posisi tertentu. Jika ada kejadian seperti itu, segera catat siapa yang terlibat, dokumentasikan dengan baik, dan laporkan secara resmi,” tegas Helmi dalam arahannya kepada para peserta rapat.
Menurutnya, dunia pendidikan harus menjadi contoh dalam penerapan integritas dan transparansi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kepala sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama menjaga marwah pendidikan agar tetap bersih dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan.
Selain menyoroti aspek integritas, Helmi Hasan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Bengkulu. Ia meminta para kepala sekolah untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.
Sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu, Helmi berharap sekolah mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai moral dan karakter yang kuat berdasarkan Pancasila.
“Sekolah harus menjadi tempat yang mampu melahirkan generasi terbaik. Anak-anak kita harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter Pancasila, dan siap menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah maupun bangsa,” ujarnya.
Helmi menilai bahwa pembentukan karakter merupakan pondasi penting dalam dunia pendidikan. Dengan karakter yang kuat, para siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi agen perubahan yang positif di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyampaikan rencana pembenahan berbagai fasilitas pendidikan di Bengkulu. Pemerintah Provinsi, kata dia, akan melakukan perbaikan terhadap sejumlah sarana dan prasarana sekolah yang masih membutuhkan perhatian.
Fasilitas dasar seperti toilet sekolah, meja dan kursi belajar, plafon ruang kelas, hingga kondisi bangunan sekolah menjadi fokus perbaikan. Selain itu, akses jalan menuju sekolah juga akan menjadi perhatian pemerintah agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan aman.
Helmi meminta para kepala sekolah untuk aktif melaporkan kondisi infrastruktur di sekolah masing-masing. Setiap kerusakan atau kekurangan fasilitas diharapkan segera didokumentasikan dan disampaikan kepada Dinas Pendidikan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
“Jika ada fasilitas yang rusak atau tidak layak, segera foto dan laporkan. Pemerintah ingin memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.
Menurut Helmi Hasan, langkah pembenahan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang pendidikan. Ia berharap upaya tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa dan guru.
Melalui berbagai program pembenahan tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan di Bengkulu terus meningkat dari waktu ke waktu. Dengan sistem pendidikan yang bersih, fasilitas yang memadai, serta tenaga pendidik yang berintegritas, Bengkulu diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul.
“Semangat Merah Putih harus terus hidup dalam dunia pendidikan kita. Jika pendidikan kuat, maka masa depan Bengkulu juga akan semakin cerah,” tutup Helmi.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra