Skip to main content

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Jadi Khatib Iduladha di Masjid Jamik Muhammadiyah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Jadi Khatib Iduladha di Masjid Jamik Muhammadiyah.Senin(17/6)(Herdianson - teropongpublik,.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyampaikan khutbah Iduladha di Masjid Jamik Muhammadiyah Desa Kertapati, Bengkulu Tengah. Dalam khutbahnya, Rohidin mengajak jamaah untuk meneladani Nabi Ibrahim AS dan mengambil hikmah dari kisah hidupnya.

Rohidin menekankan bahwa inti dari beriman atau beragama adalah melawan hawa nafsu dan kesenangan pribadi. "Setiap manusia cenderung mengikuti keinginan nafsunya, ingin menikmati segala kesenangan tanpa batas, dan merasakan keindahan tanpa mempedulikan dampaknya pada diri sendiri maupun orang lain," ujarnya. Menurutnya, agama hadir untuk memberikan seperangkat aturan yang mengatur mana perbuatan yang halal dan haram, yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta yang baik dan buruk. Oleh karena itu, seorang yang beragama seharusnya mematuhi aturan agamanya, bukan mengikuti keinginan nafsunya.

Dalam khutbahnya, Rohidin mengingatkan kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya, Ismail. "Kenikmatan tertinggi disimbolkan dengan memiliki anak, tetapi Nabi Ibrahim berhasil mengalahkan kecintaan kepada putranya dengan mengikuti perintah Allah SWT," katanya. Ia menekankan bahwa peristiwa tersebut adalah ujian keimanan yang luar biasa, di mana Nabi Ibrahim menunjukkan ketundukan total kepada perintah Allah.

Selain itu, Rohidin juga mengangkat pelajaran kedua dari kisah Nabi Ibrahim, yaitu pentingnya menghormati hak asasi manusia, khususnya hak hidup. "Perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya sebenarnya adalah ujian keimanan. Ketika Nabi Ibrahim menunjukkan ketulusannya untuk menunaikan perintah tersebut, Allah mengganti objek kurban dari manusia ke binatang," jelasnya. Menurutnya, penggantian objek kurban ini mengandung makna bahwa nyawa manusia sangat berharga dan tidak boleh dihilangkan dengan alasan apapun.

Khutbah yang disampaikan oleh Rohidin ini mendapatkan apresiasi dari jamaah yang hadir. Mereka merasa khutbah tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna Iduladha dan kisah Nabi Ibrahim AS. Setelah menyampaikan khutbah, Rohidin turut melaksanakan shalat Iduladha bersama jamaah dan mengikuti prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di halaman masjid.

Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim, Rohidin berharap masyarakat Bengkulu dapat lebih memahami esensi dari pengorbanan dan ketundukan kepada Allah SWT, serta pentingnya menjaga hak asasi manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra