Skip to main content

Gubernur Bengkulu Tegaskan Komitmen dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Gubernur Bengkulu Tegaskan Komitmen dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama.sabtu(24/8)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dikenal sebagai sosok yang moderat dan inklusif dalam kepemimpinannya. Meskipun berasal dari latar belakang Muhammadiyah yang kuat dan memiliki kedekatan dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU), Rohidin tetap menunjukkan sikap yang terbuka terhadap seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Bengkulu. Hal ini tercermin dalam komitmennya untuk memberikan perhatian dan dukungan yang setara kepada semua umat beragama.

Pada Kamis, 22 Agustus, Rohidin kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dengan menerima kunjungan dari Pengurus Gereja Katolik Bengkulu di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas persiapan keberangkatan perwakilan umat Katolik dari Bengkulu ke Jakarta dalam rangka menyambut kedatangan Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, yang akan melakukan kunjungan bersejarah ke Indonesia.

Ketua Pengurus Gereja Katolik Bengkulu, Hendra, menjelaskan bahwa salah satu agenda utama Paus Fransiskus di Indonesia adalah memimpin Misa Kudus di Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara ini akan dihadiri oleh umat Katolik dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk perwakilan dari Bengkulu. Hendra menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Rohidin atas dukungannya yang konsisten terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan di Bengkulu.

"Provinsi Bengkulu akan mengirimkan perwakilan untuk turut serta dalam perayaan Misa Kudus ini sebagai bentuk partisipasi dan kebanggaan kami sebagai bagian dari umat Katolik Indonesia," kata Hendra dalam pertemuan tersebut.

Gubernur Rohidin menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu siap memberikan dukungan penuh kepada perwakilan Gereja Katolik Bengkulu yang akan berangkat ke Jakarta. Ia menyadari betapa pentingnya momen ini bagi umat Katolik di Bengkulu dan berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan selama mereka berada di Jakarta.

"Kami sangat menyadari betapa pentingnya momen ini bagi umat Katolik di Bengkulu. Oleh karena itu, kami siap membantu memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan, sesuai dengan kapasitas yang kami miliki," ujar Gubernur Rohidin.

Rohidin menambahkan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk menjadikan Bengkulu sebagai "Rumah Besar Kito Bersamo", di mana setiap agama dan keyakinan mendapatkan tempat yang layak dan dihormati. Menurutnya, keberagaman adalah sebuah kekayaan yang harus dirawat dengan baik, dan pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan tersebut.

"Kerukunan antarumat beragama adalah fondasi penting bagi kemajuan Bengkulu. Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap inisiatif yang memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah-tengah keberagaman ini," kata Rohidin.

Kunjungan silaturahmi ini menjadi salah satu bukti nyata dari bagaimana kepemimpinan Rohidin Mersyah berperan dalam menjaga dan merawat kerukunan di Provinsi Bengkulu. Dengan semangat "Bengkulu Rumah Besar Kito Bersamo", Rohidin berhasil mengukuhkan Bengkulu sebagai tempat di mana setiap orang merasa dihargai dan diayomi, tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan.

Sebagai seorang pemimpin, Rohidin terus menunjukkan komitmennya dalam membangun Bengkulu sebagai provinsi yang toleran dan inklusif. Ia berusaha memastikan bahwa seluruh warga Bengkulu, tanpa terkecuali, dapat menjalankan ibadah dan keyakinan mereka dengan aman dan nyaman. Dalam setiap kebijakannya, Rohidin selalu menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai di antara masyarakat yang beragam.

Rohidin juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di Bengkulu, tidak hanya dalam acara-acara Islam tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan agama lainnya. Kepemimpinan yang inklusif ini diakui oleh banyak pihak sebagai faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di Bengkulu.

Dengan kepemimpinan yang moderat dan inklusif, Rohidin berhasil menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah. Ia terus berupaya memastikan bahwa setiap program dan kebijakan pemerintah daerah selalu berlandaskan pada prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan bagi semua golongan.

Kerukunan yang terjalin di Bengkulu bukan hanya hasil dari kebijakan pemerintah, tetapi juga berkat dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai pemimpin, Rohidin terus mendorong terciptanya dialog antarumat beragama yang konstruktif, dengan harapan Bengkulu dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal toleransi dan keberagaman.

Kepemimpinan Rohidin Mersyah di Bengkulu, dengan pendekatan yang moderat dan inklusif, telah membawa dampak positif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan saling menghargai, menjadikan Bengkulu sebagai "Rumah Besar Kito Bersamo" yang sesungguhnya.
Pewarta: Herdianson 
Editing: Adi Saputra