TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penyakit jantung hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Berdasarkan berbagai data kesehatan nasional, penyakit ini terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat modern. Pola makan tidak seimbang, kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, serta stres yang tinggi menjadi faktor utama pemicu gangguan pada organ vital ini.
Untuk menekan angka kasus penyakit jantung dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) terus aktif melakukan berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya adalah pelaksanaan Senam Jantung Sehat Seri 3 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-44 YJI, Minggu (9/11/2025).
Kegiatan nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum YJI, Annisa Pohan Yudhoyono, melalui sambungan virtual. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung dengan cara sederhana, yakni rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.
Di Provinsi Bengkulu, kegiatan senam jantung sehat digelar di Plaza Stadion Semarak, Sawah Lebar, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Turut hadir Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama istrinya, Khairunnisa Helmi Hasan, yang juga menjabat sebagai Ketua YJI Cabang Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan pentingnya menjaga kesehatan jantung karena perannya yang sangat vital bagi kehidupan manusia.
“Jantung adalah pusat kehidupan. Jika jantung kita sehat, maka aliran darah akan lancar dan organ tubuh bisa berfungsi dengan baik. Karena itu, mari bersama-sama menjaga jantung kita dengan pola hidup sehat,” ujar Helmi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota YJI Bengkulu yang telah aktif mengedukasi masyarakat dalam pencegahan penyakit jantung. Menurutnya, langkah nyata seperti senam bersama dan penyuluhan rutin harus terus digalakkan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya olahraga dan pola hidup seimbang.
YJI sendiri memiliki empat pilar utama dalam upaya pencegahan penyakit jantung, yakni promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Melalui program promotif, YJI fokus pada penyuluhan gaya hidup sehat. Preventif diwujudkan melalui senam jantung sehat dan deteksi dini penyakit. Sementara program kuratif memberikan bantuan pengobatan bagi penderita kelainan jantung bawaan, dan program rehabilitatif mendampingi pasien pasca penyembuhan agar tetap menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan di Bengkulu berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta kompak mengenakan busana bernuansa merah putih, simbol semangat nasionalisme dan kesehatan. Selain berolahraga, panitia juga menyiapkan berbagai door prize menarik sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Melalui momentum HUT ke-44 ini, YJI berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan jantung tidaklah sulit. Cukup dengan langkah sederhana seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok, serta mengelola stres dengan baik. Dengan jantung yang sehat, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menjalani hidup yang lebih panjang, produktif, dan bahagia.(adv)
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra