TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebaikan menyelimuti ruang kerja Gubernur Bengkulu, Senin (6/10), saat Gubernur Helmi Hasan menerima audiensi Kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an Nasional (STQN) Provinsi Bengkulu. Mereka akan mewakili daerah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) yang digelar di Sulawesi Tenggara pada 9 Oktober mendatang.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Helmi Hasan memberikan sambutan hangat sekaligus motivasi bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah bukan sekadar ajang lomba, melainkan bagian dari syiar Islam serta wujud kecintaan masyarakat Bengkulu terhadap Al-Qur’an.
“Niatkan keberangkatan ini untuk menjadi manusia terbaik. Jangan hanya berpikir soal juara, tapi jadikan kesempatan ini sebagai ladang kebaikan dan sarana untuk menebarkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Karena dengan Al-Qur’anlah hidup kita akan dimuliakan,” pesan Helmi di hadapan para peserta.
Helmi menambahkan, kemenangan dalam sebuah perlombaan memang membanggakan, namun bukan tujuan utama. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah proses pembelajaran dan usaha maksimal yang dilakukan para peserta.
“Soal menang atau tidak, serahkan kepada Allah SWT. Yang jelas, Allah sudah memuliakan kita dengan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Maka dari itu, jangan pernah lelah berusaha dan berdoa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyerahkan bantuan dana sebesar Rp30 juta untuk mendukung keberangkatan kafilah Bengkulu. Bantuan ini juga diperkuat dukungan dari Bank Bengkulu serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Ia berharap kontribusi itu bisa menambah semangat sekaligus mengurangi beban kebutuhan logistik selama mengikuti MTQN.
“Kami tidak ingin para peserta terbebani masalah biaya. Fokuslah pada persiapan, tampil maksimal, dan bawa nama baik Provinsi Bengkulu. InsyaAllah masyarakat Bengkulu selalu mendukung doa dan langkah kalian,” tegas Helmi.
Pelatih sekaligus pembimbing Kafilah STQN Bengkulu, Ustaz Imat Sholihin, mengapresiasi perhatian besar Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menurutnya, dukungan moral dan materi yang diberikan akan menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan semua pihak yang telah membantu. Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Mudah-mudahan semangat ini bisa kami bawa hingga ke panggung MTQN,” ungkap Imat.
Sementara itu, beberapa peserta juga menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk berjuang semaksimal mungkin. Mereka bertekad menjadikan ajang MTQN sebagai pengalaman berharga sekaligus sarana untuk memperluas dakwah Al-Qur’an.
Peserta dan Cabang Lomba
Kafilah STQN Bengkulu akan mengikuti beberapa cabang perlombaan. Adapun nama-nama peserta yang siap tampil adalah:
* Herdiansyah – Tilawah Dewasa Putra
* Silvi Yulia Tantri – Tilawah Dewasa Putri
* Silmi Anis Zakiyah – Tafsir Bahasa Arab Putri
* Dzaka Anis Muntazar Army – Tilawah Anak-anak Putra
* M. Roihansyah Nasution – Hifdzil 5 Juz Ma’at Tilawah Putra
* Alif Saifullah Al Maslul – Hifdzil 10 Juz
Mereka akan didampingi pelatih serta ofisial yang berperan memastikan kondisi fisik maupun mental tetap prima selama mengikuti lomba.
Keikutsertaan kafilah Bengkulu di MTQN kali ini diharapkan dapat membawa pulang prestasi sekaligus menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an. Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa setiap langkah kafilah adalah bagian dari dakwah dan syiar kebaikan.
“Semoga keberangkatan ini menjadi awal yang baik untuk lahirnya generasi Qur’ani dari Bengkulu. Mari kita doakan bersama agar anak-anak kita ini mampu memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk daerah, tetapi juga untuk bangsa dan agama,” tutup Helmi.
Dengan doa, dukungan, dan semangat dari seluruh lapisan masyarakat, Kafilah STQN Bengkulu siap bertanding membawa nama daerah di panggung nasional. Mereka tidak hanya mengincar gelar juara, tetapi juga mengusung misi mulia: menebarkan cahaya Al-Qur’an dari Bumi Rafflesia ke seluruh Nusantara.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra