Skip to main content

Gubernur Helmi Hasan Terima Audiensi PGIW Bengkulu, Tekankan Pentingnya Harmoni Antarumat Beragama

Gubernur Helmi Hasan Terima Audiensi PGIW Bengkulu, Tekankan Pentingnya Harmoni Antarumat Beragama

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>> Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menerima audiensi Pengurus Persekutuan Gereja Wilayah (PGIW) Bengkulu di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur, Senin (8/9). Pertemuan tersebut berlangsung penuh keakraban dan membahas berbagai isu penting, mulai dari peran gereja dalam pembangunan daerah hingga penguatan harmonisasi antarumat beragama di Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh pemeluk agama. Menurutnya, kehidupan beragama yang damai dan setara menjadi pondasi utama dalam membangun Bengkulu yang rukun, sejahtera, dan berkemajuan.

“Di manapun saya hadir, baik di gereja, masjid, vihara, maupun pura, semua agama harus mendapatkan perlakuan yang sama. Itulah bentuk keadilan yang kita perjuangkan. Dengan begitu, harmonisasi antarumat beragama akan semakin tumbuh dan terjaga di Bumi Merah Putih,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, Helmi menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga memberi perhatian khusus terhadap kesejahteraan pengurus rumah ibadah. Salah satu langkah nyata yang tengah diupayakan adalah mendorong pemberian perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Pengurus rumah ibadah akan mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Kita ingin memastikan bahwa para pekerja agama, yang setiap hari melayani umat, juga mendapat perhatian dari pemerintah. Silakan segera didata agar program ini bisa diproses,” tambahnya.

Selain soal perlindungan bagi pengurus rumah ibadah, Gubernur Helmi juga menyoroti nasib anak-anak yatim dari berbagai latar belakang agama. Ia menegaskan bahwa program orang tua asuh yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bengkulu berlaku inklusif, tanpa membeda-bedakan keyakinan.

“Jika ada anak-anak yang sudah ditinggal orang tuanya, mereka akan menjadi anak angkat para pejabat Pemprov. Kita ingin memastikan semua anak di Bengkulu tumbuh dengan kasih sayang dan punya masa depan yang cerah,” tegas Helmi.

Sementara itu, Ketua PGIW Bengkulu, Pendeta Viktor, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Gubernur dalam merawat kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi modal penting dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan damai.

“Kami menyambut baik ajakan ini dan menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah. PGIW akan mendukung program-program pembangunan serta terus melakukan pembinaan bagi umat Kristen agar dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas,” ungkap Viktor.

Pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama di bidang sosial dan kemasyarakatan, termasuk kegiatan pendidikan, kesehatan, serta program pemberdayaan yang dapat dijalankan secara bersama-sama. Baik pemerintah maupun PGIW sepakat bahwa dialog lintas iman yang berkesinambungan perlu terus dijaga demi memperkokoh persatuan bangsa.

Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan Bengkulu semakin dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman. Helmi menegaskan, kerukunan antarumat beragama bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban seluruh elemen masyarakat.

“Kalau kita semua saling menghormati, maka Bengkulu akan menjadi contoh bagi daerah lain tentang bagaimana kebersamaan bisa menjadi kekuatan,” tutup Helmi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra