TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Pada Senin, 17 Agustus 2026, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin P. Sembiring, bersama tiga anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Hanura, yakni Sudisman, Bambang Hermanto, dan Zein, mendatangi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pegantungan, Kota Bengkulu.
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Rombongan legislatif bersama pengurus dan kader Hanura ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Setibanya di lokasi, Usin P. Sembiring dan rombongan berdialog dengan warga yang menjadi korban. Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) terdampak mendapat kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi setelah musibah.
Warga menyampaikan kondisi mereka secara langsung, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga harapan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Di tengah situasi sulit tersebut, Usin dan para anggota DPRD berusaha membangun suasana yang lebih cair. Percakapan tidak hanya berisi keluhan, tetapi juga diselingi canda dan obrolan ringan untuk memberikan semangat kepada warga.
Usin mengatakan, kedatangan mereka bertujuan untuk memastikan suara masyarakat terdampak benar-benar didengar. Menurutnya, korban bencana tidak hanya membutuhkan bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan psikologis dan perhatian dari berbagai pihak.
“Kami datang untuk mendengarkan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Mereka bisa bercerita, menyampaikan keluhan, bahkan kita ngobrol sambil bersenda gurau. Mudah-mudahan kehadiran kami bisa sedikit menguatkan mereka,” ujar Usin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri camat dan lurah setempat yang berada di lokasi bersama sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap kondisi warga yang terdampak.
Sebelum mengakhiri kunjungan, rombongan Partai Hanura menyerahkan bantuan kepada keluarga korban. Bantuan tersebut berupa santunan uang dan pakaian layak pakai.
Usin menegaskan, bantuan yang diberikan tidak seharusnya dinilai hanya berdasarkan nominal. Baginya, nilai utama dari bantuan tersebut terletak pada kepedulian serta keinginan untuk hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan dukungan.
“Yang kami berikan ini dari keikhlasan dan sesuai hati nurani. Mudah-mudahan bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga yang terdampak,” katanya.
Ia berharap bantuan sederhana tersebut dapat digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan keluarga korban sembari mereka menata kembali kehidupan pascakebakaran.
Momentum HUT ke-81 RI juga menjadi refleksi bagi Partai Hanura mengenai makna kemerdekaan. Usin berpandangan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan upacara dan seremoni.
Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan melalui kepedulian sosial, gotong royong, serta keberanian untuk hadir bersama masyarakat ketika menghadapi persoalan.
“Memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan upacara dan perayaan. Bagi kami, hadir di tengah masyarakat, berbagi dan saling menguatkan juga merupakan bagian dari semangat kemerdekaan,” pungkasnya.
Kunjungan DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi 25 KK korban kebakaran di Kelurahan Pegantungan. Di tengah proses pemulihan, dukungan dari pemerintah, legislatif, partai politik, organisasi sosial, dan masyarakat menjadi bagian penting agar para korban dapat kembali bangkit.
Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak hanya terasa dalam suasana perayaan, tetapi juga hadir melalui solidaritas nyata kepada warga yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra