TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Suasana religius dan penuh semangat kebersamaan mewarnai halaman Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu, Rabu (11/2), saat Festival Hadroh Merah Putih resmi digelar. Kegiatan yang dipusatkan di Z Corner Baznas tersebut dibuka langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Festival ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas RI. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari. Melalui lantunan shalawat dan tabuhan rebana, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas Provinsi Bengkulu yang menghadirkan kegiatan bernuansa keagamaan dan kebudayaan tersebut. Menurutnya, festival hadroh bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan umat.
Ia menekankan pentingnya menjadikan kompetisi sebagai sarana menampilkan kreativitas dan kekompakan, bukan sekadar mengejar kemenangan. “Tunjukkan kemampuan terbaik dari masing-masing grup. Jadikan ajang ini sebagai momentum untuk memperlihatkan kualitas seni hadroh yang membanggakan,” ujar Khairil di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Festival Hadroh Merah Putih tahun ini diikuti oleh 20 grup dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap seni hadroh yang sarat dengan pesan-pesan keagamaan.
Rinciannya, dua grup berasal dari Kabupaten Seluma, empat grup dari Kabupaten Bengkulu Tengah, satu grup dari Kabupaten Kepahiang, tiga grup dari Kabupaten Bengkulu Utara, serta sepuluh grup dari Kota Bengkulu. Keberagaman asal peserta mencerminkan semangat kebersamaan lintas daerah dalam memeriahkan peringatan HUT Baznas.
Panitia pelaksana telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp22.500.000 untuk para pemenang. Hadiah tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para peserta untuk memberikan penampilan terbaik mereka. Meski demikian, nilai utama dari kegiatan ini tetap terletak pada semangat kebersamaan dan syiar Islam yang dibangun melalui seni musik islami.
Sejak pagi hari, halaman Kantor Baznas sudah dipadati peserta dan pendukung masing-masing grup. Tabuhan rebana yang berpadu dengan lantunan shalawat menggema, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus meriah. Penampilan setiap grup menampilkan ciri khas dan kreativitas tersendiri, mulai dari aransemen musik, kostum, hingga koreografi yang tertata rapi.
Pihak Baznas Provinsi Bengkulu berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Selain sebagai sarana memperingati hari jadi lembaga, festival hadroh juga dinilai efektif dalam mengajak generasi muda untuk lebih mencintai seni islami dan menjauhi kegiatan negatif.
Momentum menjelang Ramadan juga menjadi alasan kuat digelarnya festival ini. Dengan nuansa religi yang kental, diharapkan masyarakat semakin siap menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan semangat ibadah yang meningkat.
Melalui Festival Hadroh Merah Putih, Baznas Provinsi Bengkulu ingin menegaskan komitmennya tidak hanya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga dalam mendukung kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas pun diharapkan terus terjalin demi memperkuat nilai-nilai keislaman serta solidaritas sosial di Bumi Rafflesia.
Dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah islamiyah, festival ini menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Ia hadir sebagai ruang ekspresi, silaturahmi, dan penguatan identitas religius masyarakat Bengkulu dalam menyongsong Ramadan yang penuh rahmat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra