TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<< Usai berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (2/9), pemandangan sisa-sisa sampah berserakan tampak jelas di sekitar lokasi. Namun, tidak berselang lama, aparat keamanan dari TNI dan Polri langsung turun tangan membersihkan area yang dipenuhi botol minuman, kertas, hingga plastik bekas.
Dengan sigap, sejumlah personel membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah. Bahkan, beberapa aparat terlihat menyapu jalanan dan trotoar yang masih kotor akibat aktivitas massa aksi. Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa aparat tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kebersihan lingkungan setelah kegiatan masyarakat berlangsung.
Menurut pantauan di lapangan, aksi pembersihan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan Polri. Mereka saling berbagi tugas, ada yang memungut sampah satu per satu, ada pula yang mengumpulkan dalam jumlah besar untuk segera diangkut. Meskipun usai mengawal aksi dengan kondisi yang cukup melelahkan, para aparat tetap bersemangat melakukan kegiatan tersebut.
Beberapa warga yang melintas turut memberikan apresiasi. Mereka mengaku kagum dengan sikap aparat yang tidak segan-segan terjun langsung membersihkan lokasi. “Jarang sekali kita lihat pemandangan seperti ini. Biasanya selesai demo, sampah dibiarkan begitu saja. Tapi kali ini aparat justru ikut membersihkan. Kami sebagai masyarakat merasa bangga,” ujar Suryani, salah seorang warga Kota Bengkulu.
Kegiatan pembersihan itu tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menciptakan suasana harmonis antara aparat dan masyarakat. Kehadiran polisi dan TNI yang terlibat langsung dalam menjaga ketertiban sekaligus merawat kebersihan lokasi aksi menunjukkan sikap humanis yang patut diapresiasi.
Selain itu, tindakan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi semua pihak, khususnya mahasiswa maupun peserta aksi lainnya, agar lebih peduli terhadap kebersihan. Meski menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, menjaga lingkungan tetap bersih setelah beraktivitas juga merupakan tanggung jawab bersama.
Kapolres Bengkulu,Kombespol.Sudarno melalui keterangan singkatnya menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan jalannya demonstrasi, tetapi juga memastikan kondisi area sekitar tetap tertib dan nyaman. “Kami ingin menunjukkan bahwa aparat hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga memberikan teladan. Setelah aksi selesai, mari kita sama-sama menjaga kebersihan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan dari pihak Kodim Bengkulu menyampaikan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas daerah juga mencakup kepedulian sosial. “Membersihkan sampah setelah aksi adalah bagian dari tanggung jawab moral kita. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung,” ujarnya.
Aksi bersih-bersih yang dilakukan aparat TNI dan Polri ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Beberapa foto dan video yang memperlihatkan aparat memungut sampah mendapat banyak komentar positif dari netizen. Warganet menilai langkah tersebut sebagai bentuk pengabdian nyata dan sikap teladan bagi generasi muda.
Dengan adanya kolaborasi menjaga keamanan dan kebersihan ini, diharapkan setiap kegiatan aksi di Bengkulu ke depan dapat berlangsung dengan lebih tertib, aman, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra