TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>Semangat kemanusiaan kembali menggema di Kota Bengkulu. Para Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bersama para pelajar tingkat SD hingga SMP, bahu-membahu mengumpulkan donasi bagi korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. Aksi solidaritas ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga komitmen nyata bahwa masyarakat Bengkulu siap hadir di tengah duka yang dirasakan provinsi tetangga.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul merupakan bukti kuat bahwa rasa empati dan gotong royong masih menjadi napas utama kehidupan sosial di Bengkulu. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi tanpa kecuali, mulai dari ASN hingga para pelajar.
“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, termasuk adik-adik SD dan SMP yang turut berdonasi untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian dan rasa persaudaraan yang tidak pernah pudar,” ungkap Dedy, Selasa (9/12).
Hingga hari ini, donasi kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp425 juta. Jumlah tersebut diyakini akan terus bertambah, mengingat banyak warga dan lembaga masih menyatakan kesediaan menyalurkan bantuan. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seluruh dana akan dikelola secara transparan dan diserahkan tepat kepada mereka yang membutuhkan.
Dedy juga menegaskan bahwa dirinya bersama Gubernur Bengkulu akan ikut serta mengawal langsung penyaluran bantuan tersebut. Ia menyatakan amanat para donatur harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar seluruh bantuan tepat sasaran dan tidak menemui kendala dalam distribusi.
“Insya Allah saya dan Pak Gubernur akan turun langsung menyerahkan bantuan ini. Ini bukan sekadar penyaluran, tetapi juga amanah dan bentuk kepedulian masyarakat Bengkulu,” ujarnya.
Rombongan Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dijadwalkan berangkat menuju lokasi terdampak pada 10 Desember mendatang. Selain membawa bantuan materiil, kehadiran mereka diharapkan dapat menguatkan mental para korban agar tetap tabah menghadapi masa pemulihan.
Dengan semangat persaudaraan lintas provinsi, aksi Bengkulu ini mengirim pesan kuat bahwa duka satu daerah adalah duka bersama, dan ketika bencana melanda, tangan-tangan kemanusiaan akan selalu terulur tanpa sekat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra