Skip to main content

Bupati Seluma Ajukan Program Irigasi dan Pemulihan Lahan ke Kementerian Pertanian untuk Perkuat Swasembada Pangan

Bupati Seluma Teddy Rahman mengajukan program rehabilitasi irigasi, pemulihan lahan pascabanjir, dan pengendalian hama ke Kementerian Pertanian RI guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Upaya memperkuat sektor pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Seluma. Kali ini, Bupati Seluma, Teddy Rahman, melakukan audiensi langsung ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis (30/4/2026), guna memperjuangkan sejumlah program strategis yang menyentuh kebutuhan petani.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Teddy didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial. Pertemuan difokuskan pada penyampaian usulan program prioritas kepada Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, khususnya terkait penguatan infrastruktur pertanian di daerah.

Salah satu usulan utama yang diajukan adalah program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) untuk kegiatan bantuan pemerintah dalam rehabilitasi jaringan irigasi. Program ini dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber air.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Seluma juga mengusulkan sinkronisasi pembangunan infrastruktur pendukung swasembada pangan. Hal ini mencakup peningkatan akses air, optimalisasi lahan, hingga pembangunan sarana penunjang lainnya yang dapat meningkatkan efisiensi produksi pertanian.

Tak hanya fokus pada irigasi, Bupati Teddy juga melakukan audiensi dengan Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas terkait pengajuan CPCL untuk penanganan kerusakan lahan akibat banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Seluma.

Menurut Teddy, bencana banjir telah memberikan dampak signifikan terhadap lahan pertanian dan hasil produksi petani. Oleh karena itu, diperlukan intervensi cepat dari pemerintah pusat untuk membantu pemulihan lahan agar dapat kembali produktif.

Selain pemulihan lahan, inovasi pengendalian hama juga menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Seluma mengusulkan program pembangunan rumah burung hantu sebagai bagian dari pengendalian hama terpadu. Metode ini dinilai ramah lingkungan dan efektif dalam mengendalikan populasi tikus yang menjadi salah satu ancaman utama bagi tanaman pangan.

“Program rumah burung hantu ini merupakan solusi alami yang sudah terbukti efektif di berbagai daerah. Kami berharap bisa diterapkan di Seluma untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia,” jelas Teddy.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan bukan hanya untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, agar program-program tersebut dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, sektor pertanian di Kabupaten Seluma dapat berkembang lebih optimal dan berdaya saing.

“Kami sangat berharap dukungan dari Kementerian Pertanian agar program irigasi, pemulihan lahan pascabanjir, dan pengendalian hama ini bisa segera diwujudkan. Ini penting untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani di Seluma,” ujar Teddy.

Langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Seluma ini menjadi bukti komitmen dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan berbagai tantangan yang dihadapi petani dapat teratasi secara berkelanjutan.

Pewarta  : Amg

Editing : Adi Saputra