TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu tahun 2025 menjadi momen penting bagi masyarakat Bumi Rafflesia untuk mempertegas arah pembangunan yang berkelanjutan. Pada upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (18/11), Gubernur Helmi Hasan menegaskan kembali pentingnya semangat persatuan sebagai fondasi menggerakkan pembangunan daerah.
Mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih Bersama Bantu Rakyat”, peringatan tahun ini dinilai menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa perjuangan membangun Bengkulu tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurut Helmi Hasan, seluruh pihak—pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga vertikal, hingga masyarakat—harus bersinergi menghadirkan solusi dan pelayanan yang benar-benar dirasakan rakyat.
“Tema ini menegaskan kewajiban kita untuk bersatu, bekerja keras, dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan selalu hadir dalam setiap persoalan rakyat, mulai dari pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, hingga percepatan pembangunan infrastruktur,” tegas Helmi dalam amanatnya.
Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Menunjukkan Tren Positif
Dalam laporannya, Gubernur menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi Bengkulu pada 2025 menunjukkan tanda-tanda penguatan. Realisasi investasi Triwulan II mencapai Rp901,61 miliar, tumbuh 12,26 persen dibanding triwulan sebelumnya. Investasi non-modal masih mendominasi, terutama sektor industri makanan yang menjadi penopang ekonomi daerah.
Secara makro, perekonomian Bengkulu juga mencatat perkembangan signifikan. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,70 persen pada Triwulan II 2024 menjadi 4,99 persen pada periode yang sama tahun 2025. Sementara itu, tingkat kemiskinan turun dari 13,56 persen menjadi 12,08 persen, gini ratio berada di angka 0,343, tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,24 persen, dan capaian IPM di angka 74,91.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen. Namun tentu masih banyak target besar yang harus kita penuhi,” ujar Helmi.
APBD 2025 Perkuat Infrastruktur dan Layanan Dasar
Dalam mendukung pembangunan daerah, APBD Provinsi Bengkulu Tahun 2025 mengalokasikan Rp606 miliar untuk pembangunan infrastruktur kabupaten/kota. Dana tersebut digunakan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi jalan sebesar Rp516 miliar, serta Rp90 miliar untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan, kesehatan, panti sosial, perkantoran, hingga sarana pendukung kawasan perbatasan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai program pelayanan publik, di antaranya pengadaan 130 unit ambulans gratis senilai Rp38,8 miliar, jaminan kesehatan masyarakat (BPJS gratis) Rp44,4 miliar, serta Rp6,4 miliar untuk pengadaan arm roll dan kontainer sampah.
Di sektor pertanian, pemerintah mengalokasikan anggaran pembukaan jalan cetak sawah sepanjang 6,9 km di Enggano serta pembangunan jaringan perpipaan di Kabupaten Rejang Lebong.
Dukungan APBN Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Helmi Hasan juga mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah pusat berdampak pada hadirnya berbagai program strategis bagi Bengkulu. Antara lain dukungan Rp82 miliar per bulan untuk peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, Rp200 miliar pembangunan SMA Unggul Garuda di Rejang Lebong, serta Rp156 miliar untuk survei dan desain cetak sawah seluas 2.200 hektare.
Penghargaan dan Apresiasi Warnai Peringatan HUT
Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan berbagai penghargaan, seperti Satyalancana Karya Satya, Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, penghargaan PON XVII KORPRI 2025, Sekolah Adiwiyata, Apresiasi GTK Hebat, hingga penghargaan International Kangaroo Mathematics Contest 2025. Acara ditutup dengan demonstrasi Karate dari Dojo Merah Putih Satpol PP Provinsi Bengkulu.
Gubernur berharap peringatan HUT ke-57 menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh komponen pembangunan.
“Dengan semangat gotong royong, InsyaAllah Bengkulu menjadi provinsi yang religius, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra