BENGKULU .TEROPONGPUBLIK.CO.ID>><< Taman Wisata Mangrove yang luas lebih kurang 256 hektar,yang terletak di Kampong Sejahtera, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu ternyata banyak didatangi oleh wisatawan baik itu dari wisatawan lokan maupun dari wisatawan luar Provinsi Bengkulu sendiri.
Tidak bedanya dengan Dengan Wisata Pasir putih yang setiap hari libur para pengunjung berdatangan untuk bersantai bersama keluarga untuk menikmati keindah pantai dan merasakan deburan ombak yang memecah ditepian pantai,dan juga berkeliling bersama delman –delman yang telah di sewahkan oleh masyarakat untuk membantu perekonomian warga juga sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari
Untuk wisata taman Mangrove mempunyai pesona tersendiri,sebuah perkampungan nelayan yang jarak tempunya lebih kurang 13 kilometer dari pusat kota. Taman wisata mangrove mempunyai tempat-tempat santai bersama keluarga sambil memancing dan langsung bisa melihat semua aktivitas nelayan baik dalam pembuatan cara membuat ikan asin dan penjemurannya dan banyak lagi aktivitas-aktivitas nelayan yang sedang mempersiapkan keberangkatnya untuk melaut.

Yang sangat membuat daya tarik para wisatawan yaitu berkeliling menelusuruhi sungai bersama Perahu-perahu nelayan yang telah dipersiapkan oleh masyarakat setempat dengan harga yang cukup terjangkau,dari atas perahu nelayan kita bisa melihat keindahan Taman wisata Mangrove yang luasnya 256 hektar tersebut, Perahu yang kamu tumpangi akan berhenti sekitar 30 menit. Saat ini sangat tepat buat kamu untuk mengambil foto di tengah hutan mangrove. Disepanjang jalan, kamu akan disuguhkan pemandangan barisan kapal nelayan, orang-orang yang memancing, perumahan penduduk, hingga keseruan aktivitas anak-anak yang mandi.
“Kami sekeluarga sangat senang dengan Wisata Taman Mangrove ini,baik dari keramahan masyarakat setempat,dan taman mangrove ini terasa sangat cocok untuk membawak keluarga liburan dan juga bersantai-santai,dan apalagi dengan naik perahu yang telah dipersiapkan oleh para nelayan untuk membawak keluarga berkeliling menelusuri taman mangrove ini,dengan sewah yang cukup terjangkau,”kata Darman (58)salah seorang wisatawan lokal yang berasal dari Kota Bengkulu.
“Sepulang dari dari Taman Wisata Mangrove,biasanya istri saya langsung membeli ikan segar,terkadang membeli ikan itu langsung membeli kepada nelayan yang baru pulang dari melaut yang harganya sedikit berbeda dengan ikan-ikan yang biasa beli dipasar,yang jelas saya sekeluarga merasa senang dengan wisata taman Mangrove yang mempunyai pesona tersendiri,”jelas Darman yang tinggal di Hiprida 3 Kota Bengkulu.
Boris salah seorang pembawak perahu wisatawan saat diwawancarai oleh media teropongpublik.co.id menjelaskan,”Denang adanya Wisata Taman Mangrove kini kami sangat bersyukur dan dari hasil perahu ini kami sangat terbantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,walaupun taman wisata Mangrove ini yang sangat rami pada hari sabtu dan minggu saja(AMG)