TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan di SMP Negeri 14 Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin, 26 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk meningkatkan kemampuan profesional, memperluas wawasan, serta memperkuat komitmen dalam menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas bagi peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Tengah diwakili oleh Kepala Bidang SMP, M. Yudi, yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMPN 14, Kam, beserta seluruh keluarga besar sekolah yang telah berinisiatif menyelenggarakan pelatihan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pelaksanaan IHT di lingkungan sekolah merupakan langkah positif dalam membangun budaya belajar bagi para guru. Di tengah berbagai kesibukan menjalankan tugas pendidikan, sekolah tetap menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ia menilai, konsistensi SMPN 14 dalam melaksanakan kegiatan pengembangan kompetensi merupakan salah satu indikator bahwa sekolah tersebut memiliki semangat untuk terus berkembang.

“Terima kasih kepada Ibu Kam dan keluarga besar SMPN 14 atas undangannya. Saya bangga karena di tengah kesibukan, sekolah ini masih konsisten melaksanakan IHT. Ini merupakan ciri sekolah berakreditasi A yang terus bergerak dan berkembang,” ujar M. Yudi dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, M. Yudi menekankan bahwa keberhasilan pelatihan tidak cukup diukur dari kehadiran peserta atau terlaksananya kegiatan secara administratif. Hal terpenting adalah bagaimana materi yang diperoleh selama IHT dapat diterapkan dalam aktivitas belajar mengajar.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan serius, aktif, dan penuh tanggung jawab. Para guru diharapkan mampu mengambil manfaat dari materi yang disampaikan sehingga dapat melakukan perbaikan nyata dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru harus tercermin melalui metode mengajar yang semakin efektif, suasana kelas yang kondusif, serta kemampuan menyampaikan materi sesuai kebutuhan peserta didik.
Dengan demikian, IHT tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembaruan praktik pendidikan.
M. Yudi berharap setiap peserta dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa langsung diterapkan ketika kembali mengajar. Perubahan positif tersebut diharapkan mulai terlihat dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Selain menyoroti peningkatan kompetensi, M. Yudi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan di lingkungan sekolah. Menurutnya, upaya meningkatkan mutu pendidikan membutuhkan kerja sama seluruh unsur, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga pihak-pihak yang mendukung penyelenggaraan pendidikan.
Lingkungan kerja yang solid dinilai dapat membantu sekolah menghadapi berbagai tantangan sekaligus menciptakan suasana yang mendukung pengembangan profesional para pendidik.
Ia berharap semangat kolaborasi yang tumbuh melalui kegiatan IHT dapat terus dipelihara setelah pelatihan selesai. Dengan komunikasi yang baik dan tujuan bersama, setiap program peningkatan kualitas pendidikan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Di sisi lain, pelaksanaan IHT juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Peran guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membantu membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemampuan berpikir peserta didik.
Penyelenggaraan IHT di SMPN 14 diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah. Pengembangan kemampuan guru secara berkesinambungan menjadi salah satu langkah penting untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik.

M. Yudi berharap kegiatan tersebut membawa manfaat jangka panjang bagi sekolah, tenaga pendidik, dan para siswa. Ia juga mendoakan agar upaya yang dilakukan seluruh pihak dalam memajukan pendidikan dapat menjadi amal jariyah.
“Jaga kekompakan. Mudah-mudahan IHT ini menjadi amal jariyah kita untuk memajukan pendidikan SMP di Bengkulu Tengah,” pesannya.
Menutup sambutannya, M. Yudi secara resmi membuka kegiatan In House Training SMPN 14 Kabupaten Bengkulu Tengah. Pembukaan tersebut menandai dimulainya kegiatan yang diharapkan mampu memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong perubahan positif dalam praktik pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, SMPN 14 diharapkan terus menjaga semangat pengembangan diri dan menjadikan peningkatan kualitas pembelajaran sebagai bagian penting dari upaya mencetak generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra