Skip to main content

Dukungan DPW Bengkulu untuk Kawendra Lukistian di Kongres I Gekrafs

Dukungan DPW Bengkulu untuk Kawendra Lukistian di Kongres I Gekrafs

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>  Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) akan menggelar Kongres Nasional pertamanya pada Sabtu, 18 Juli 2025, di Jakarta. Kongres ini menjadi momentum penting bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk memperkuat sinergi dan arah gerakan ke depan.

Kongres yang akan dihadiri oleh 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs dari seluruh Indonesia ini juga menjadi ajang pemilihan kembali Ketua Umum. Salah satu tokoh yang mencuat dan mendapat dukungan kuat untuk kembali memimpin organisasi ini adalah Kawendra Lukistian, Ketua Umum Gekrafs periode sebelumnya.

Ketua Gekrafs DPW Bengkulu, Ihsan Sobari, S.E., menyampaikan dukungannya secara terbuka terhadap pencalonan kembali Kawendra Lukistian. Menurut Ihsan, sosok Kawendra bukan hanya layak, tetapi juga memiliki kapasitas dan jaringan yang dapat terus membawa Gekrafs menjadi lebih progresif dan berdampak luas di tengah perkembangan industri kreatif nasional.

“Tidak ada salahnya kita berikan kesempatan kembali kepada Bro Kawendra Lukistian untuk memimpin Gekrafs. Selain sebagai pelaku seni, beliau juga anggota DPR RI yang memiliki konektivitas luas. Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Ihsan saat diwawancarai, Jumat (17/7).

Ihsan juga menambahkan bahwa rekam jejak dan komitmen Kawendra terhadap pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif, baik di pusat maupun di daerah, telah terbukti selama masa kepemimpinannya. Melalui berbagai program dan inisiasi strategis, Kawendra dinilai mampu menjembatani kebutuhan komunitas kreatif dengan akses kebijakan pemerintah, permodalan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Gekrafs bukan hanya sekadar organisasi, tetapi menjadi rumah besar bagi semua insan kreatif tanah air. Kita butuh pemimpin yang punya visi kuat dan koneksi nyata, bukan sekadar simbolik. Dan sosok itu ada dalam diri Bro Kawendra,” lanjut Ihsan.

Lebih dari sekadar proses pemilihan ketua umum, Kongres Gekrafs ini diharapkan menjadi forum strategis yang membahas tantangan dan peluang ekonomi kreatif nasional ke depan. Para pengurus dari berbagai wilayah akan merumuskan arah kebijakan organisasi, termasuk program kerja yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, pasar, dan dinamika sosial budaya.

Selain itu, kongres ini juga menjadi momen konsolidasi organisasi yang lebih kuat, mengingat sektor ekonomi kreatif telah menjadi salah satu tumpuan utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sektor ini menyumbang lebih dari 7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap puluhan juta tenaga kerja.

“Dengan sinergi antarwilayah yang diperkuat melalui forum kongres ini, saya yakin Gekrafs akan mampu memainkan peran strategis yang lebih besar. Bukan hanya sebagai wadah komunitas, tapi juga sebagai mitra kritis pemerintah dalam pengembangan ekosistem kreatif nasional,” tegas Ihsan.

DPW Bengkulu sendiri selama ini aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif lokal. Berbagai kegiatan telah digelar mulai dari pelatihan, kurasi produk lokal, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas. Ihsan menyebutkan bahwa hasil-hasil tersebut merupakan cerminan nyata dari semangat gotong royong dan sinergi yang dibangun oleh Gekrafs.

“Saya berharap hasil kongres nanti tidak hanya menghadirkan kepemimpinan yang kuat, tapi juga melahirkan agenda-agenda besar yang berdampak langsung bagi pelaku kreatif di daerah. Kita semua ingin ekosistem ini terus tumbuh dan membuka peluang seluas-luasnya,” tutup Ihsan.

Kongres I Gekrafs pada 18 Juli 2025 ini diyakini akan menjadi titik awal yang baru dalam memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis potensi dan kreativitas lokal.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra