TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lebong pada Februari 2026. Kunjungan tersebut menjadi perhatian publik karena akan dirangkaikan dengan peluncuran produk unggulan daerah berupa Kopi Merah Putih, sebuah komoditas kopi khas yang berasal dari Desa Mangkurajo, Kecamatan Lebong Selatan.
Agenda peluncuran Kopi Merah Putih dinilai sebagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal. Kopi yang dihasilkan dari wilayah Lebong ini selama ini dikenal memiliki cita rasa khas dan kualitas yang tidak kalah dengan kopi dari daerah penghasil lainnya di Indonesia.
Informasi rencana kunjungan Gubernur tersebut mencuat melalui unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa kegiatan launching Kopi Merah Putih akan menjadi salah satu agenda utama. Kehadiran Gubernur Bengkulu diharapkan dapat memberikan dorongan moral sekaligus promosi yang lebih luas terhadap produk kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
Kopi Merah Putih sendiri merupakan hasil inisiatif pengembangan potensi perkebunan rakyat yang bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat. Selama ini, sebagian besar petani kopi di Lebong masih menjual hasil panennya dalam bentuk bahan mentah. Dengan adanya produk unggulan yang dikemas dan dipasarkan secara lebih profesional, diharapkan kesejahteraan petani kopi dapat meningkat secara signifikan.
Selain agenda peluncuran produk, kunjungan kerja Gubernur Bengkulu ke Kabupaten Lebong juga diperkirakan akan diisi dengan berbagai pertemuan penting. Gubernur dijadwalkan bertemu dengan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha kopi dan UMKM. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas strategi pengembangan sektor perkebunan, khususnya kopi, agar mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menaruh harapan besar terhadap sektor perkebunan kopi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Kabupaten Lebong dinilai memiliki potensi yang cukup besar, baik dari segi kualitas lahan, iklim, maupun sumber daya manusia yang telah lama berkecimpung di dunia perkebunan kopi.
Melalui momentum peluncuran Kopi Merah Putih, pemerintah berharap tercipta sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun rantai produksi dan pemasaran kopi yang berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga mencakup pengolahan, branding, hingga perluasan jaringan pemasaran ke tingkat regional dan nasional.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Lebong masih menunggu kepastian jadwal resmi serta susunan lengkap rangkaian kegiatan kunjungan kerja Gubernur Bengkulu. Pihak pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh agenda tersebut demi mendorong kemajuan sektor unggulan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lebong.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Lebong untuk semakin dikenal sebagai salah satu sentra kopi berkualitas di Provinsi Bengkulu. Jika dikelola dengan baik, Kopi Merah Putih diyakini mampu menjadi ikon baru kebanggaan daerah sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra