TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dijadwalkan menghadiri sekaligus menjadi narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi Program Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam (GIM24) yang akan berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (16/6/2026) usai pelaksanaan Salat Subuh.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat kehidupan umat Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, pembinaan karakter, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan persatuan masyarakat.
Program Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam atau GIM24 hadir dengan semangat menghidupkan kembali fungsi strategis masjid sebagaimana yang dicontohkan pada masa kejayaan peradaban Islam. Melalui program ini, masjid didorong menjadi pusat aktivitas umat yang aktif sepanjang hari dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Dalam keterangannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa keberadaan masjid memiliki peran yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar tempat pelaksanaan salat berjamaah. Menurutnya, masjid harus mampu menjadi pusat lahirnya generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Masjid harus menjadi pusat kebangkitan umat. Dari masjid akan lahir generasi yang kuat dalam spiritualitas, cerdas secara intelektual, dan memiliki kepedulian sosial untuk membangun masyarakat yang lebih baik,” ujar Helmi Hasan.
Ia menjelaskan, ketika fungsi masjid dapat dimaksimalkan, maka berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat dapat diatasi melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan gerakan tersebut.
Melalui sosialisasi GIM24, para pengurus masjid diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai strategi memakmurkan masjid secara berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan jumlah jamaah, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti kajian keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid.
Program ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat. Masjid diharapkan menjadi ruang yang inklusif, terbuka, dan mampu menjadi tempat berkumpulnya umat dalam membangun kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai keislaman.
Panitia pelaksana membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan tersebut. Peserta yang diundang meliputi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh agama, aktivis masjid, mahasiswa, pemuda, hingga seluruh kaum muslimin yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan fungsi masjid.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mewujudkan masjid yang aktif, produktif, dan berdaya guna bagi umat. Selain menjadi pusat ibadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan masyarakat yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
Adapun kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026, setelah Salat Subuh bertempat di Masjid Agung At-Taqwa yang berlokasi di Jalan Kartini Nomor 2, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam gerakan bersama memakmurkan masjid sebagai fondasi kebangkitan umat Islam di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut dapat diperoleh melalui layanan WhatsApp panitia.
Dengan semangat kebersamaan, Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengembalikan masjid sebagai pusat peradaban Islam yang mampu melahirkan generasi unggul, memperkuat persatuan umat, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang lebih berkah dan sejahtera.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra