Skip to main content

Jembatan Air Martan Seluma Rusak Diterjang Arus, Pemprov Bengkulu Pastikan Struktur Utama Masih Aman

Pemprov Bengkulu meninjau kerusakan Jembatan Air Martan di Seluma akibat cuaca ekstrem. Struktur utama dipastikan aman, perbaikan segera dilakukan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat merespons kerusakan yang terjadi pada Jembatan Air Martan yang berada di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. Peninjauan langsung dilakukan pada Selasa (7/4) oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, yang mewakili Gubernur Bengkulu.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Bengkulu dalam menangani dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Dalam kegiatan tersebut, Khairil Anwar turut didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Inspektorat, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Khairil Anwar menjelaskan bahwa kerusakan pada jembatan dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan debit air sungai yang bersamaan dengan pasang laut menyebabkan arus di bawah jembatan menjadi sangat kuat, sehingga menggerus sebagian struktur penyangga.

“Kami hadir langsung di lokasi bersama tim teknis untuk memastikan kondisi sebenarnya. Sebelumnya, Gubernur telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah di Bengkulu untuk membahas penanganan bencana. Salah satu fokusnya adalah kerusakan infrastruktur, termasuk jembatan ini,” ujar Khairil.

Meskipun terjadi kerusakan, ia memastikan bahwa kondisi jembatan secara umum masih aman untuk digunakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim teknis di lapangan, bagian utama konstruksi jembatan tidak mengalami kerusakan serius.

“Struktur utama jembatan masih dalam kondisi baik dan kokoh. Kerusakan hanya terjadi akibat gerusan arus yang cukup besar di bagian tertentu. Namun, hal ini tetap harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah,” tegasnya.

Khairil juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu benar terkait kondisi jembatan. Ia menegaskan bahwa kerusakan tersebut murni disebabkan oleh faktor alam, bukan karena kegagalan konstruksi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, turut memastikan bahwa kondisi bangunan utama jembatan masih layak dan aman. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lapangan bersama tim teknis.

“Dari hasil peninjauan, dapat dipastikan bahwa konstruksi utama jembatan tetap utuh. Memang ada bagian yang terdampak cukup serius akibat kuatnya arus air, namun tidak sampai merusak keseluruhan struktur,” jelas Tejo.

Sebagai langkah penanganan, Dinas PUPR akan segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan rekanan proyek untuk mendatangkan alat berat guna mempercepat proses perbaikan.

“Perbaikan akan mulai dilakukan pekan ini. Karena proyek ini masih dalam masa pemeliharaan hingga Agustus, maka pihak rekanan bertanggung jawab penuh untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh,” tambahnya.

Selain itu, langkah pengamanan tambahan juga akan diterapkan guna mencegah kerusakan serupa di masa mendatang. Upaya teknis seperti penguatan struktur penyangga dan pengendalian arus air menjadi prioritas dalam proses rehabilitasi.

Respons cepat pemerintah daerah ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Desa Pasar Seluma, Arpandi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan tindakan sigap dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menindaklanjuti laporan warga. Harapan kami, perbaikan segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan aman,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang warga, Jaya, yang mengaku lega dengan kehadiran langsung pemerintah di lokasi kejadian.

“Kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah turun langsung dan cepat mengambil tindakan,” ujarnya.

Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas instansi, diharapkan proses perbaikan Jembatan Air Martan dapat segera rampung sehingga kembali berfungsi optimal sebagai jalur penghubung vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra