Skip to main content

Kejati Bengkulu Ikuti Rakernas Kejaksaan RI 2026, Perkuat Tata Kelola dan Integritas Aparatur

Kejati Bengkulu Ikuti Rakernas Kejaksaan RI 2026, Perkuat Tata Kelola dan Integritas Aparatur

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar secara virtual dan terpusat di Jakarta. Kegiatan strategis tahunan ini dibuka langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, dan diikuti oleh seluruh satuan kerja kejaksaan di Indonesia, termasuk Kejati Bengkulu, Senin (13/1/2026).

Keikutsertaan Kejati Bengkulu dalam Rakernas tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Aula Sasana Bina Karya Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Seluruh jajaran mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sebagai bentuk komitmen institusi dalam menyelaraskan kebijakan dan program kerja kejaksaan di tingkat pusat maupun daerah.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., didampingi Wakil Kepala Kejati Bengkulu Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H. Turut serta pula para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator, Kepala Seksi, serta Jaksa Fungsional di lingkungan Kejati Bengkulu. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan dan pegawai tersebut mencerminkan keseriusan Kejati Bengkulu dalam mengikuti arahan serta kebijakan strategis Kejaksaan RI.

Rakernas Kejaksaan RI Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Kejaksaan dalam Reformasi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik melalui Peningkatan Akuntabilitas dan Integritas”. Tema ini menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan kejaksaan agar semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Rakernas dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Januari 2026.

Pembukaan Rakernas ditandai dengan pengarahan langsung dari Jaksa Agung Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi, integritas, serta adaptasi kejaksaan terhadap dinamika hukum dan tuntutan publik yang semakin kompleks. Jaksa Agung juga mengingatkan seluruh insan Adhyaksa untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, berkeadilan, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Selain pengarahan Jaksa Agung, Rakernas juga diisi dengan paparan dari sejumlah narasumber nasional, di antaranya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Keuangan Republik Indonesia, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Para narasumber memaparkan strategi serta arah kebijakan nasional dalam penegakan hukum yang selaras dengan pembangunan nasional.

Paparan tersebut secara khusus membahas peran strategis kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dalam konteks ini, kejaksaan diharapkan mampu menjadi institusi penegak hukum yang adaptif, akuntabel, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan kepastian hukum dan iklim pembangunan yang kondusif.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani, menyampaikan bahwa partisipasi Kejati Bengkulu dalam Rakernas ini menjadi momentum penting untuk melakukan penguatan internal dan peningkatan kualitas kinerja aparatur.

Menurutnya, Kejati Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta akuntabilitas seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum. Hal tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional Kejaksaan RI yang menitikberatkan pada reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Melalui keikutsertaan dalam Rakernas ini, Kejaksaan Tinggi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta integritas aparatur guna mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan pelayanan publik yang prima,” ujar Ristianti Andriani.

Dengan mengikuti Rakernas Kejaksaan RI Tahun 2026, Kejati Bengkulu berharap dapat mengimplementasikan seluruh hasil dan rekomendasi kegiatan ke dalam program kerja di daerah. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan serta mendukung terwujudnya sistem hukum yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra