TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Sebanyak 11.367 warga Kota Bengkulu telah mengadopsi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melampaui ekspektasi awal target 25 persen. Langkah progresif ini telah mengubah cara masyarakat mengakses layanan publik dan mengelola identitas pribadi mereka.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bengkulu, Widodo, mengungkapkan prestasi luar biasa ini pada jumat (17/11). Menurutnya, inisiatif memperkenalkan aplikasi KTP digital telah mendorong respons positif dari masyarakat. Setiap individu yang memproses dokumen adminduk di Disdukcapil diarahkan untuk mengunduh aplikasi KTP digital dan mendaftar akun secara langsung.
"Target awal kita adalah 25 persen, namun keberhasilan ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat kita," ungkap Widodo. "Kami terus mendorong agar warga yang melakukan proses perekaman data juga mengikuti langkah pendaftaran IKD."
Langkah proaktif Disdukcapil Bengkulu juga melibatkan kegiatan jemput bola ke sekolah menengah atas guna memfasilitasi proses pembuatan dokumen adminduk bagi warga yang membutuhkan.
Widodo menyoroti beberapa keunggulan utama dari penggunaan IKD, yang meliputi kemudahan verifikasi identitas tanpa KTP fisik, akses lebih cepat ke layanan publik, dan kemudahan akses data keluarga. "Penggunaan IKD lebih simpel, tidak memerlukan penyimpanan dalam dompet, dan memberikan keamanan lebih terhadap pemalsuan identitas," tambahnya.
Dalam upaya mendukung adaptasi ke era digitalisasi, Disdukcapil Bengkulu terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan IKD. Mereka juga memastikan bahwa aplikasi ini gratis dan siap membantu masyarakat dalam proses pendaftaran, termasuk melalui sistem jemput bola dan layanan di kantor.
Pergeseran ke identitas kependudukan digital diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi administratif, tetapi juga memberikan keamanan dan kemudahan akses layanan publik bagi warga Kota Bengkulu. Dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan akan terus mendorong keberhasilan program nasional ini.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputa