Skip to main content

Momen Penting,HUT TAGANA Indonesia Ke-17,Plt Kadis Sosial Kota Tak Hadir

kota bengkulu

KOTA BENGKULU.TEROPONGPUBLIK.CO.ID>><<Taruna Siaga Bencana (Tagana)Kota Bengkulu,mengadakan HUT TAGANA Indonesia ke-17 dan puncak acaranya dilaksanakan di Pasir Putih Pantai Panjang Bengkulu.Acara Tersebut tampah dihadiri Plt Kadis Dinas Sosial Kota Bengkulu Joni Erwan SH.Kamis 25/03/2021.pukul 9.00,WIB pagi.

Acara HUT TAGANA Indonesia Ke-17 Langsung dibuka oleh asisten II Kota Bengkulu Bpk Hilman,Berserta didampingi Dinas Sosial Provinsi Ucup Rahman Kasili,Jamsos Propinsi dan ratusan anak –anak pramuka se Kota Bengkulu.dan asisten II Kota Bengkulu langsum menjadi Pembina Upacara dalam Kegiatan tersebut.

Dalam kata sambutannya,asisten II Kota Bengkulu menyampaikan,” Di momentum HUT ke-17 ini,Hilman mengajak relawan Tagana khususnya Kota Bengkulu untuk introspeksi diri. Merenungkan apa yang telah diberikan dan apa yang belum diberikan kepada masyarakat dan negara. 

“Kalau semua Tagana berpikir seperti ini, ke depan semangat Tagana akan luar biasa. Sekarang Tagana bukan hanya show of force dalam membantu masyarakat, tetapi juga harus membangun jejaring komunikasi, penguatan kapasitas, dan tetap eksis memberikan laporan,” pesannya. 

kota BENGKULU

Dan kemudian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang langsung dimulai oleh asisten II Kota Bengkulu.

Disisi lain Usai Melakukan acara HUT TAGANA Indonesia Ke-17,saat diwawancari oleh media www.teropongpublik.co.id ketua tagana Kota Bengkul, Fahmi Cakra Dwiguna Menjelaskan,”Alhamdulillah acara ini berjalan dengan sukses,dan berterimakasih sekali kepada teman-teman tagana yang telah berkerja keras demi siksesnya acara ini,dan terimah kasih juga kepada seluruh pemerintaha Kota baik provinsi Bengkulu yang telah membantu dan hadir pada acara ini,dan kepada seluruh anak pramuka uga terimah kasih,”jelasya.

Fahmi Cakra Dwiguna menambahkan,”selama 17 tahun mengabdi, Tagana telah memberikan berbagai bantuan dan layanan untuk menolong masyarakat, baik sebelum terjadinya bencana, saat bencana, maupun pasca bencana.

Sebelum terjun ke lapangan, Tagana dibekali dengan bermacam skill dan kompetensi. Namun, penanganan bencana di lapangan lebih luas dari bekal yang telah dipersiapkan.

“Di lapangan Tagana dituntut berpikir keras agar keperluan masyarakat terpenuhi. Oleh karena itu, Tagana harus cerdas dalam melihat kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi potensi masyarakat di luar terdampak bencana, dan harus cerdas dalam mengkomunikasikan dan mengajak masyarakat bersatu,” tegas fahmi. 

“Dengan nada yang sedikit sedih,fahmi sangat menyangkan disaat momen seperti yang dilaksaakan satu tahun sekali Plt kepala dinas sosial Kota Bengkulu,tidak hadir dalam acara ini,padahal mereka sangat berperan aktif dalam penangan bencana yang ada diwilayah Kota bengkulu ini, Taruna Siaga Bencana adalah relawan sosial yang sudah terlatih atau Tenaga Kesejahteraasn Sosial berasal dari masyarakat yang memiliki kepedulian dan aktif dalam penanggulangan bencana. Penanggulangan bencana ini meliputi kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.

Tagana mempunyai tugas membantu pemerintah dan pemeintah daerah dalam melaksanakan penanggulangan bencana baik pada saat prabencana, saat tanggap darurat maupun saat pasca bencana serta tugas – tugas penanganan permasalahan sosial lainnya yang terkait dengan penaggulangan bencana,’’tutup Fahmi.

Acara tersebut berjalan dengan sukses dan meriah walapun tak seperti kota kota lain,{Abas Toni}