TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu memastikan bahwa program layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam di seluruh Puskesmas telah berjalan dengan baik. Program ini dirancang agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis kapan saja, termasuk pada malam hari atau di luar jam kerja biasa.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh kepala Puskesmas dan jajaran Dinas Kesehatan Kota Bengkulu telah diperintahkan untuk menjalankan program ini secara konsisten. Ia mengingatkan bahwa kondisi darurat medis bisa terjadi kapan saja, dan masyarakat harus memiliki akses cepat terhadap layanan kesehatan.
“Kita tahu bahwa sakit bisa datang tanpa mengenal waktu. Bisa saja masyarakat mengalami keluhan kesehatan tengah malam, seperti sakit perut atau gangguan ringan lainnya. Dalam kondisi seperti itu, puskesmas bisa menjadi tempat pertolongan pertama sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit,” ujar Dedy.
Walikota juga menekankan bahwa Puskesmas harus berperan sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu. Menurutnya, optimalisasi peran Puskesmas akan mengurangi beban rumah sakit dan mempercepat penanganan pasien.
“Saya minta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk bekerja dengan maksimal dan profesional. Pelayanan di Puskesmas tidak boleh dibedakan, apakah pasien itu peserta BPJS atau bukan,” tambahnya.
Saat ini, setiap Puskesmas di Kota Bengkulu sudah menyiapkan sistem piket jaga dengan membagi petugas medis, seperti dokter dan perawat, ke dalam shift tertentu. Hal ini dilakukan agar pelayanan bisa tetap berjalan selama 24 jam tanpa hambatan.
Selain memastikan layanan berjalan lancar, Dedy juga meminta agar pihak Puskesmas lebih aktif dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional. Ia berharap seluruh masyarakat Kota Bengkulu dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Kalau ada warga yang belum terdaftar BPJS, tolong bantu fasilitasi. Kita ingin seluruh masyarakat terlindungi secara kesehatan, karena kesehatan adalah hak dasar,” tegasnya.
Dengan adanya layanan IGD 24 jam di Puskesmas, diharapkan masyarakat Kota Bengkulu merasa lebih aman dan terbantu ketika menghadapi kondisi darurat kesehatan. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah kota untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar secara merata.
Pemerintah juga terus memantau pelaksanaan program ini melalui Dinas Kesehatan, dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan atau keluhan terkait layanan yang diterima di Puskesmas.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memperkuat sistem layanan publik, terutama sektor kesehatan, sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan menyeluruh bagi seluruh warga kota.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra