TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma terus mengintensifkan persiapan menuju pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Bengkulu yang direncanakan akan digelar pada tahun 2026 mendatang di Kabupaten Seluma. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma, Riduan Sabrin, S.T., pada Senin (28/7/2025) di Ruang Rapat Sekda Seluma.
Rapat strategis tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Seluma dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosantik) Kabupaten Seluma. Fokus utama rapat ini adalah membahas secara menyeluruh berbagai aspek teknis dan konseptual demi terselenggaranya MTQ yang sukses dan berkesan.
Dalam arahannya, Riduan Sabrin menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mematangkan seluruh persiapan sejak dini. Ia menekankan bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar kegiatan keagamaan, namun juga menjadi ajang silaturahmi, promosi daerah, dan pencerminan identitas Kabupaten Seluma di tingkat Provinsi Bengkulu.
"Ada empat poin penting yang kita bahas dalam rapat hari ini, yaitu penentuan pengampu atau penanggung jawab utama, pemilihan logo dan maskot, penentuan tema kegiatan, serta pembentukan panitia pelaksana," ujar Riduan Sabrin dalam pernyataannya usai rapat.
Ia menambahkan, proses pemilihan logo dan maskot menjadi perhatian khusus karena keduanya akan menjadi representasi visual dari semangat MTQ ke-37. Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk menghasilkan simbol yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat makna religius dan kearifan lokal.
“Semoga apa yang kita rancang dan diskusikan hari ini bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Persiapan yang matang akan menjadi kunci utama suksesnya acara besar ini,” imbuhnya.
Dalam diskusi tersebut, para peserta rapat secara aktif memberikan gagasan, terutama terkait desain logo dan maskot yang akan digunakan. Beberapa usulan mengarah pada unsur-unsur budaya lokal, ikon keislaman, serta kekhasan Kabupaten Seluma yang akan ditonjolkan dalam desain tersebut.
Selain itu, pembahasan tema juga menjadi perhatian penting. Tema MTQ akan mencerminkan semangat religius, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Diharapkan tema yang diusung nanti mampu memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi peserta dan masyarakat luas.
Susunan panitia juga mulai dibentuk, dengan menetapkan beberapa nama untuk mengisi posisi-posisi strategis dalam struktur organisasi pelaksana MTQ. Setiap bagian dirancang agar mampu menjalankan tugas secara efektif dan terkoordinasi dengan baik.
Menutup rapat, seluruh peserta sepakat untuk segera menuntaskan segala persiapan yang masih dalam proses. Komitmen bersama untuk bekerja sama dan saling mendukung menjadi landasan dalam rangka menyukseskan MTQ ke-37 tahun 2026 mendatang.
MTQ ke-37 ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Seluma sebagai tuan rumah. Diharapkan, pelaksanaannya nanti akan menjadi ajang yang tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat syiar Islam serta menggugah semangat membaca dan memahami Al-Qur’an di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra