TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan institusi militer, khususnya Satuan Kodim Seluma. Modus yang digunakan pelaku yakni meminta Tunjangan Hari Raya (THR) maupun bentuk bantuan lainnya dengan dalih kepentingan tertentu.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna melindungi masyarakat dari praktik penipuan yang kerap muncul menjelang hari besar keagamaan. Pemkab Seluma menilai, momentum menjelang Hari Raya sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara mencatut nama lembaga resmi.
Dalam keterangannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa setiap permintaan bantuan yang mengatasnamakan instansi tertentu perlu diverifikasi terlebih dahulu. Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apalagi jika permintaan tersebut disertai tekanan atau bersifat mendesak.
“Jika menerima permintaan THR atau bentuk bantuan lain yang mengatasnamakan Kodim Seluma, masyarakat diharapkan tidak langsung menindaklanjuti. Segera lakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk memastikan kebenarannya,” demikian imbauan yang disampaikan.
Lebih lanjut, Pemkab Seluma mengarahkan masyarakat agar melakukan klarifikasi langsung kepada pihak resmi, terutama melalui Anggota Unit Intel Kodim Seluma. Hal ini penting untuk menghindari kerugian materiil sekaligus mencegah meluasnya praktik penipuan di tengah masyarakat.
Fenomena penipuan berkedok permintaan THR bukanlah hal baru. Setiap tahun, modus serupa kerap muncul dengan berbagai variasi, mulai dari surat permintaan bantuan palsu hingga pesan singkat yang mengaku sebagai perwakilan instansi tertentu. Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi ini.
Selain masyarakat umum, perangkat daerah juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima permintaan bantuan yang mengatasnamakan lembaga resmi. Pemkab Seluma mengingatkan agar setiap permintaan yang masuk melalui jalur tidak resmi tidak langsung diproses tanpa verifikasi yang jelas.
Upaya pencegahan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dengan adanya kesadaran bersama, diharapkan praktik penipuan dapat diminimalisir bahkan dicegah sepenuhnya.
Pemkab Seluma juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan indikasi penipuan atau aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Tidak hanya itu, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan agar lebih bijak dalam menerima informasi. Di era digital saat ini, penyebaran informasi palsu atau hoaks semakin mudah terjadi, sehingga diperlukan ketelitian dalam memilah setiap informasi yang diterima.
Dengan adanya imbauan ini, Pemkab Seluma berharap masyarakat dapat lebih waspada dan tidak menjadi korban penipuan. Prinsip kehati-hatian perlu dikedepankan dalam setiap tindakan, terutama ketika berhadapan dengan permintaan yang mencurigakan.
Sebagai penutup, pemerintah daerah menegaskan pentingnya menerapkan langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penipuan, yakni teliti sebelum bertindak dan konfirmasi sebelum percaya. Dengan begitu, keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat dapat tetap terjaga, khususnya menjelang Hari Raya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra