TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali mempertegas komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah kota. Tahun 2025 ini, Pemkot menargetkan pengaspalan puluhan ruas jalan lingkungan sebagai wujud nyata pelaksanaan program unggulan 1.000 Jalan Mulus..
Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, yang menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama. Program ini diyakini mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menyampaikan bahwa pengaspalan dilakukan melalui Bidang Bina Marga dengan skema paket AC-BC tahap pertama. Setidaknya terdapat 23 ruas jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah kelurahan dan perumahan siap disentuh pengerjaan.
Adapun 23 titik tersebut antara lain: Jalan Ciliwung Bawah (Kelurahan Lempuing), Jalan Pembangunan RT.17, Jalan Gelatik dan Jalan Srigunting (Kelurahan Cempaka Permai), serta beberapa ruas jalan di Perumahan Lingkar Barat, Bumi Ayu, dan Kandang Mas. Tak hanya itu, jalan di kawasan Betungan, Pekan Sabtu, hingga Kebun Tebeng juga termasuk dalam daftar prioritas.
Menurut Noprisman, pembangunan infrastruktur jalan lingkungan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang akan membawa banyak manfaat. “Kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Akses transportasi menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan masyarakat lebih mudah mengakses layanan pendidikan maupun kesehatan. Bahkan, nilai aset warga pun ikut terangkat karena infrastruktur yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, jalan yang mulus juga dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mengurangi waktu tempuh, serta menekan biaya operasional transportasi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuhnya aktivitas perdagangan dan investasi di Kota Bengkulu.
Di kesempatan terpisah, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur ini tidak lepas dari kontribusi masyarakat. Menurutnya, sumber pembiayaan berasal dari penerimaan daerah, terutama pajak yang dibayarkan warga.
“Pembangunan jalan yang kita lakukan ini adalah hasil gotong royong bersama. Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), menjadi kunci agar pembangunan bisa terus berjalan. Karena itu, saya mengajak semua warga untuk taat membayar pajak,” ungkap Dedy.
Dedy juga mengingatkan masyarakat untuk turut serta menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Jalan yang sudah diperbaiki sebaiknya dipelihara bersama agar tidak cepat rusak. “Untuk perumahan lain, tunggu tanggal mainnya. Semua akan kita bangun secara bertahap,” tegasnya.
Program 1.000 Jalan Mulus di Kota Bengkulu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wilayah yang lebih merata. Dengan adanya infrastruktur jalan yang layak, kualitas hidup warga meningkat, mobilitas lebih efisien, dan daya saing daerah pun ikut terangkat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra