Skip to main content

Pemkot Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Puskesmas Kampung Bali, Target Rampung Akhir Tahun

Pemkot Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Puskesmas Kampung Bali, Target Rampung Akhir Tahun

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkot memastikan pembangunan Puskesmas Kampung Bali yang sempat tertunda akan segera dilanjutkan tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi Tabrani, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan proses lelang pembangunan tersebut.

“Saat ini pembangunan Puskesmas Kampung Bali sedang dalam tahap persiapan lelang. Kami berharap proses ini tidak memakan waktu lama dan bisa segera dimulai. Targetnya, pembangunan bisa rampung akhir tahun ini,” ujar Joni, Rabu (11/6/2025).

Pemerintah Kota mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 untuk melanjutkan pembangunan Puskesmas tersebut. Puskesmas Kampung Bali nantinya diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang optimal dan merata kepada warga di kawasan sekitarnya.

Pembangunan ini juga menjadi bagian dari visi dan misi Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Wali Kota, Ronny PL Tobing, yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama.

Menurut Dedy, pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat merupakan pondasi penting dalam membangun kota yang sejahtera. Oleh karena itu, pihaknya terus menggulirkan berbagai program inovatif di bidang kesehatan.

“Sakit bisa datang kapan saja, tidak kenal waktu. Maka dari itu, layanan kesehatan seperti puskesmas harus siap 24 jam, khususnya pada layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD),” kata Dedy.

Ia menegaskan bahwa puskesmas merupakan lini terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit, puskesmas harus mampu memberikan penanganan awal yang cepat dan tepat. Untuk itu, tenaga medis diharapkan bekerja secara maksimal dan penuh empati.

Selain pembangunan fisik, Dinas Kesehatan bersama jajaran puskesmas juga diminta memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan tanpa diskriminasi. Baik pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun yang belum, semuanya harus dilayani dengan baik.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak dilayani hanya karena tidak punya BPJS. Justru kita harus aktif membantu mereka agar bisa terdaftar sebagai peserta,” tegas Dedy.

Pemkot Bengkulu berharap, keberadaan Puskesmas Kampung Bali nantinya tidak hanya menjadi sarana kesehatan semata, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan promosi kesehatan masyarakat. Dengan begitu, kesadaran warga terhadap pentingnya hidup sehat juga semakin meningkat.

Dengan pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan yang lebih baik, Kota Bengkulu menargetkan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra