TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus berupaya meningkatkan capaian Universal Health Coverage (UHC) demi memastikan seluruh masyarakat di wilayahnya mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal. Bersama dengan BPJS Kesehatan, Pemprov Bengkulu melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh kabupaten dan kota.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu secara rutin menggelar monitoring dan evaluasi bersama Pemprov Bengkulu serta pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas program JKN dan mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaannya.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh warganya memperoleh layanan kesehatan yang adil dan merata. Menurutnya, program JKN yang didukung oleh BPJS Kesehatan harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
“Pemprov Bengkulu bersama BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan JKN, sehingga setiap warga Bengkulu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkendala masalah biaya. Langkah ini selaras dengan misi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas,” ujar Helmi Hasan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, dalam kesempatan terpisah, mengungkapkan bahwa sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah sangat penting dalam mencapai target UHC. Menurutnya, diperlukan koordinasi yang baik antara semua pihak, termasuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya, agar program ini berjalan dengan optimal.
“Kami secara aktif melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan bahwa layanan JKN di Bengkulu berjalan sesuai standar dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Kami juga terus mendorong peningkatan kepesertaan JKN melalui berbagai skema pendanaan, baik dari APBD maupun sumber lainnya,” jelasnya.
Selain monitoring dan evaluasi, Pemprov Bengkulu juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Berbagai sosialisasi dilakukan agar warga memahami manfaat program JKN dan prosedur pendaftarannya.
Salah satu warga Bengkulu, Siti Aisyah, mengungkapkan bahwa program JKN sangat membantu keluarganya dalam mendapatkan layanan kesehatan. “Dengan adanya program ini, saya dan keluarga bisa berobat tanpa khawatir biaya. Pelayanan di puskesmas juga semakin baik,” katanya.
Dengan langkah-langkah yang terus dilakukan, Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan berharap dapat mencapai target UHC secara menyeluruh. Dengan demikian, seluruh masyarakat Bengkulu dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas dan merata sesuai dengan amanat program pemerintah daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra