Skip to main content

Pemprov Bengkulu dan Kejati Bersinergi Bangun Rumah Sakit Adhyaksa, Dukung Pelayanan Kesehatan Yustisial

Pemprov Bengkulu dan Kejati Bersinergi Bangun Rumah Sakit Adhyaksa, Dukung Pelayanan Kesehatan Yustisial

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  >>><<<  Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan di daerah. Kali ini, Pemprov menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dalam proyek strategis pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa. Proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan kesehatan, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga mendukung tugas Kejaksaan dalam aspek kesehatan yustisial.

Langkah awal pembangunan rumah sakit tersebut dimulai dengan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Rapat berlangsung pada Senin (30/6/2025) di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu. Fokus utama rapat adalah pembahasan pengadaan tanah skala kecil untuk pendirian bangunan umum, termasuk pembebasan lahan yang menjadi lokasi bakal dibangunnya rumah sakit tersebut.

Herwan Antoni dalam keterangannya menyampaikan bahwa lahan yang diusulkan untuk pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa terletak di kawasan Pekan Sabtu, Kota Bengkulu. Lokasi ini dinilai strategis karena dekat dengan Balai Kota Merah Putih dan memiliki akses langsung ke jalan utama, sehingga sangat mendukung mobilitas dan aksesibilitas masyarakat.

“Pemilihan lokasi ini sudah melalui berbagai pertimbangan, baik dari aspek teknis, akses jalan, hingga kebermanfaatannya bagi masyarakat luas. Ini merupakan bagian dari upaya kita menyediakan fasilitas kesehatan yang layak, modern, dan terintegrasi dengan kebutuhan hukum,” ujar Herwan.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, I Wayan Sumertayasa. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa merupakan wujud konkret Kejaksaan dalam memperluas peran dan tanggung jawab institusi, tidak hanya sebatas pada penegakan hukum tetapi juga pelayanan masyarakat.

“Rumah sakit ini bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan Kejaksaan yang mencakup aspek kesehatan yustisial. Ini penting, mengingat sering kali dalam penanganan kasus hukum, kondisi kesehatan tersangka maupun terdakwa menjadi faktor yang harus diperhatikan secara serius,” jelas I Wayan.

Ia menambahkan, Kejaksaan kerap kali menghadapi tantangan dalam pelaksanaan tugas hukum akibat kondisi kesehatan dari individu yang sedang menjalani proses hukum. Kondisi tersebut mencakup penahanan, wajib lapor, hingga pencegahan dan penangkalan yang memerlukan pendekatan medis secara profesional.

“Dengan adanya rumah sakit ini, nantinya kami dapat memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan dengan tetap menjaga hak-hak dasar seseorang, terutama dalam aspek kesehatan,” tambahnya.

Lebih jauh, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kejati Bengkulu ini juga menjadi simbol sinergi antar-lembaga negara dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Pembangunan rumah sakit ini diharapkan tidak hanya memenuhi standar fasilitas kesehatan, tetapi juga mencerminkan nilai keadilan dan kemanusiaan dalam proses hukum.

Proyek ini juga dinilai akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan dan hukum. Selain membuka lapangan kerja baru, kehadiran Rumah Sakit Adhyaksa akan menjadi pusat pelayanan kesehatan rujukan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas maupun aparat penegak hukum yang membutuhkan layanan medis dalam pelaksanaan tugasnya.

Herwan Antoni menegaskan, Pemprov Bengkulu akan terus mendorong percepatan proses administrasi dan legalitas lahan agar pembangunan bisa segera dimulai. Ia berharap semua pihak dapat bersinergi dan mendukung penuh rencana ini agar segera terealisasi demi kepentingan masyarakat.

“Semoga semua proses dapat berjalan lancar. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan aparat hukum dalam membangun Bengkulu yang lebih sehat, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Dengan sinergi lintas sektor ini, pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa diharapkan menjadi langkah maju dalam penyediaan layanan kesehatan yang inklusif dan terintegrasi, serta memperkuat fondasi pelayanan hukum yang manusiawi di Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : AdI Saputra