TEROPOINGPUBLIK.CO.ID <<<>> Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan kesiapan penuh dalam mendistribusikan sebanyak 130 unit ambulans gratis kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kecamatan se-Provinsi Bengkulu. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemprov untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan merata hingga ke pelosok desa.*
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyatakan bahwa seluruh unit ambulans telah lengkap dan akan segera didistribusikan ke desa-desa dari 130 kecamatan. Penyerahan resmi akan dilaksanakan dalam sebuah agenda khusus yang dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025.
“Untuk ambulans gratis, saat ini sudah lengkap 130 unit. Nantinya akan kita serahkan secara langsung kepada perwakilan desa dari 130 kecamatan di Balai Raya Semarak, bertepatan dengan momen 17 Agustus,” ujar Gubernur Helmi Hasan, Senin (4/8/2025), usai mengukuhkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) JKN-KIS Provinsi Bengkulu di halaman Kantor Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa penyerahan ambulans ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk konkret dari komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Ambulans ini akan menjadi fasilitas vital dalam mendukung sistem rujukan medis dan penanganan keadaan darurat di daerah terpencil.
“Ini bukan sekadar simbolik, tapi bukti bahwa pelayanan kesehatan harus bisa dijangkau hingga ke pelosok,” ujar Helmi.
Lebih lanjut, Helmi menjelaskan bahwa proses penyerahan ambulans akan dilakukan secara resmi melalui surat pemberitahuan kepada para kepala desa penerima. Selain itu, para bupati dari seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu juga diundang untuk menghadiri langsung agenda serah terima di Balai Raya Semarak.
“Kami akan kirimkan surat pemberitahuan kepada para kepala desa yang desanya menerima ambulans. Para bupati juga diundang langsung, karena program ini menyangkut kepentingan masyarakat di seluruh daerah,” tambah Helmi.
Program ambulans desa ini merupakan bagian dari kebijakan prioritas Pemprov Bengkulu dalam bidang kesehatan. Selain pengadaan ambulans, pemerintah juga terus memperkuat cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memastikan aktivasi layanan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu.
Salah satu inisiatif pendukung yang baru saja diluncurkan adalah pembentukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) JKN-KIS, yang bertugas memberikan layanan respons cepat dalam pengurusan administrasi dan aktivasi jaminan kesehatan. Tim ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial dan kesehatan di lapangan.
“Dengan hadirnya ambulans di setiap kecamatan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan akses layanan rujukan medis, terutama dalam kondisi darurat. Ditambah dengan URC, kita ingin semua masyarakat bisa mendapatkan layanan cepat dan tepat,” tegas Helmi.
Gubernur juga berharap bahwa kehadiran ambulans ini mampu mempercepat proses evakuasi medis serta menekan angka keterlambatan dalam penanganan darurat yang selama ini menjadi tantangan di wilayah pedesaan. Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen menjadikan layanan kesehatan sebagai hak dasar yang harus dipenuhi tanpa terkecuali.
Distribusi ambulans secara merata ke seluruh kecamatan di Bengkulu ini diharapkan akan menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi sistem pelayanan kesehatan daerah. Pemerintah juga akan terus memantau operasionalisasi ambulans agar dapat digunakan secara maksimal dan tepat sasaran.
Dengan peluncuran program ini, Provinsi Bengkulu menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis desa secara langsung dan menyeluruh. Di tengah tantangan aksesibilitas wilayah yang cukup beragam, kebijakan ini dinilai sebagai solusi yang realistis dan pro-rakyat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra