TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Harapan warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu, untuk kembali memiliki tempat tinggal mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu resmi memulai pembangunan kembali rumah warga yang rusak akibat kebakaran.
Tahap awal pembangunan ditandai dengan kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam memulihkan kondisi masyarakat setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
Dalam program pemulihan tersebut, terdapat 10 rumah yang akan dibangun kembali, sedangkan dua rumah lainnya memperoleh dukungan untuk proses pembangunan. Bantuan ini diberikan berdasarkan hasil pendataan dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.
Groundbreaking dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.
Khairil mengatakan, pembangunan kembali rumah warga tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan fisik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat yang tertimpa musibah mendapatkan kembali kehidupan yang lebih layak.
Ia menyampaikan pesan Gubernur Helmi Hasan yang sebelumnya telah meninjau langsung kawasan terdampak kebakaran. Saat kunjungan tersebut, pemerintah provinsi menyatakan komitmen untuk membantu warga dalam mendapatkan kembali hunian.
“Groundbreaking pembangunan rumah pascakebakaran ini merupakan tindak lanjut dari janji Gubernur Bengkulu ketika meninjau langsung lokasi kebakaran. Ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak musibah,” kata Khairil.
Khairil menjelaskan, jumlah rumah yang masuk dalam program pembangunan maupun bantuan telah ditetapkan melalui proses pendataan serta pembahasan bersama. Pemerintah tidak hanya melihat kondisi bangunan, tetapi juga melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan diberikan sesuai kebutuhan warga.
Dari hasil rapat dan koordinasi tersebut, ditetapkan 10 rumah menjadi sasaran pembangunan kembali, sementara dua rumah lainnya mendapatkan bantuan pembangunan.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan program tersebut. Kedua pemerintahan menyatukan sumber daya dan melakukan koordinasi agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
Selain dukungan pemerintah, proses pembangunan juga akan melibatkan unsur masyarakat. Semangat gotong royong di lingkungan Kelurahan Pengantungan diharapkan ikut mempercepat pengerjaan rumah warga.
Sejumlah unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan turut dilibatkan, antara lain Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial serta Karang Taruna di sekitar wilayah Pengantungan.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kembali bukan hanya rumah, tetapi juga semangat kebersamaan setelah masyarakat menghadapi bencana.
Pemerintah berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Dengan kembali tersedianya hunian yang layak dan aman, warga korban kebakaran diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.
Program pembangunan rumah pascakebakaran di Pengantungan juga memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan dalam penanganan dampak bencana. Ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, proses pemulihan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Bagi korban kebakaran, pembangunan rumah tersebut bukan hanya berupa bangunan baru. Hunian yang kembali berdiri menjadi bagian penting dari proses pemulihan kehidupan keluarga setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra