TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>>><<< Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu terus mendorong pengelolaan lingkungan berbasis data sebagai strategi utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas, Rico Yulyana, SP, M.Si, Rabu (20/11/2024).
"Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) menjadi salah satu instrumen penting yang terus kami sosialisasikan," ujar Rico. Menurutnya, dokumen ini membantu pemangku kepentingan memahami batas-batas lingkungan yang dapat menghindarkan wilayah dari kerusakan ekologis akibat eksploitasi yang berlebihan.
Rico menjelaskan bahwa dokumen D3TLH tidak hanya memetakan kapasitas lingkungan suatu wilayah tetapi juga menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan pembangunan. "Dokumen ini memuat analisis daya dukung lingkungan untuk penyediaan sumber daya dan daya tampung untuk menerima limbah atau dampak dari aktivitas manusia," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam penyusunan dokumen D3TLH, termasuk analisis kondisi lingkungan, potensi sumber daya, hingga simulasi dampak pembangunan. "Dengan pemahaman ini, pemerintah dan masyarakat dapat merancang pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan," jelasnya.

Rico juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga keberlanjutan lingkungan bukan hanya ada di tangan pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif seluruh masyarakat. "Pembangunan ramah lingkungan tidak hanya mengatasi tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dokumen D3TLH ini dapat menjadi acuan utama dalam setiap perencanaan pembangunan. Dengan pendekatan berbasis data, diharapkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat terus terjaga. "Orientasi pembangunan ini tidak hanya jangka pendek, tetapi juga berfokus pada keberlanjutan jangka panjang," tutup Rico.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan yang harmonis dengan kelestarian lingkungan hidup, sebagai bagian dari agenda strategis nasional untuk masa depan yang lebih hijau.
(ADV).Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra