TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penguatan koordinasi antar-aparat penegak hukum menjadi perhatian dalam Focus Group Discussion (FGD) mengenai sinergitas penegak hukum dan penguatan Integrated Criminal Justice System (ICJS) yang digelar di Pengadilan Negeri Argamakmur, Rabu (30/9/2026).
Forum yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut mempertemukan unsur kepolisian, kejaksaan, pengadilan, lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, hingga perwakilan advokat. Pertemuan ini menjadi ruang bersama untuk menyamakan pemahaman mengenai proses penanganan perkara pidana agar berjalan lebih terkoordinasi.
Dari jajaran Polres Bengkulu Tengah, kegiatan tersebut diikuti tiga pejabat utama pada fungsi penegakan hukum. Mereka yakni Kasat Lantas Polres Bengkulu Tengah AKP Catur Teguh Susanto, S.H., Kasat Reskrim AKP Susilo, S.H., M.H., serta Kasat Resnarkoba IPTU Zaniro Sestiawan, S.IP.
Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan bahwa penguatan sistem peradilan pidana tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Setiap tahapan penanganan perkara membutuhkan komunikasi dan koordinasi antarlembaga agar proses hukum dapat berlangsung sesuai kewenangan masing-masing.
FGD juga dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Bengkulu Utara, Kapolres Bengkulu Utara, Wakapolres Bengkulu Utara, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.
Peserta lainnya berasal dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bengkulu Utara, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reserse Kriminal, dan Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkulu Utara. Selain itu, hadir pula Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bengkulu Utara, Kasubsi Regim Lapas Bengkulu Utara, serta perwakilan advokat.
Komposisi peserta yang berasal dari berbagai institusi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi mengenai sistem peradilan pidana terpadu. Sebab, proses penanganan perkara pada praktiknya melibatkan sejumlah tahapan dan lembaga yang memiliki tugas serta kewenangan berbeda.
Dalam pembahasan, para peserta berupaya menyatukan persepsi berkaitan dengan Criminal Justice System (CJS) maupun MKR di antara aparat penegak hukum. Penyamaan pemahaman tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas sekaligus mengurangi potensi perbedaan pemahaman dalam proses penanganan perkara.
Konsep ICJS sendiri menempatkan lembaga-lembaga penegak hukum sebagai bagian yang saling berkaitan dalam suatu rangkaian proses peradilan pidana. Karena itu, komunikasi dan koordinasi menjadi unsur penting agar setiap tahapan dapat berjalan secara berkesinambungan sesuai ketentuan hukum.
Melalui forum diskusi seperti ini, masing-masing institusi dapat menyampaikan perspektif berdasarkan tugas dan kewenangannya. Pertukaran pandangan tersebut menjadi salah satu langkah untuk membangun pola kerja yang lebih terintegrasi dalam menghadapi berbagai persoalan penegakan hukum.
Selain membahas aspek koordinasi, keterlibatan unsur perlindungan perempuan dan anak, lembaga pemasyarakatan, serta advokat memperlihatkan luasnya cakupan sistem peradilan pidana. Penanganan perkara tidak berhenti pada tahap penyelidikan dan penyidikan, tetapi juga berkaitan dengan proses penuntutan, persidangan, pembinaan narapidana, hingga pemenuhan hak-hak hukum para pihak.
Dengan adanya forum bersama tersebut, sinergitas antarpenegak hukum di wilayah Bengkulu Utara diharapkan semakin kuat. Kesamaan persepsi menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan proses hukum yang terkoordinasi dan sesuai dengan fungsi masing-masing lembaga.
Kegiatan FGD berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas institusi dalam mendukung sistem peradilan pidana yang terintegrasi.
Sinergi tersebut juga menjadi penting untuk memastikan setiap proses penanganan perkara dapat dilaksanakan secara profesional berdasarkan aturan dan kewenangan yang berlaku.
Dengan koordinasi yang terus dibangun, aparat penegak hukum bersama lembaga terkait diharapkan memiliki pemahaman yang semakin selaras dalam menjalankan tugas. Forum FGD di Pengadilan Negeri Argamakmur menjadi salah satu wadah untuk memperkuat kerja sama tersebut secara berkelanjutan.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra