TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya melalui Program Bantu Rakyat berupa bedah rumah yang kembali memberikan manfaat bagi masyarakat kurang mampu.
Pada Ahad (31/5/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menghadiri acara syukuran atas selesainya renovasi rumah milik Andi, warga Jalan Soeprapto, Kelurahan Betungan, Gang Padang Tekurung I, Kota Bengkulu. Kehadiran Sekda menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap program kemanusiaan yang bertujuan menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari Program Bantu Rakyat yang digagas Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bengkulu. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat upaya pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang aman dan sehat.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Program ini dapat terlaksana berkat perhatian dan dukungan Bapak Gubernur Bengkulu yang terus mendorong hadirnya berbagai program pro-rakyat. Semoga rumah yang telah direnovasi ini memberikan kenyamanan, keberkahan, dan manfaat besar bagi keluarga penerima bantuan,” ujar Herwan Antoni.
Lebih lanjut, ia berharap rumah yang telah diperbaiki tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menjadi pusat kegiatan positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Rumah yang nyaman diyakini mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak serta menciptakan suasana keluarga yang lebih harmonis.
Sementara itu, Andi selaku penerima bantuan bedah rumah mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia mengungkapkan bahwa sebelum direnovasi, kondisi rumahnya cukup memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan di berbagai bagian.
Dengan adanya bantuan tersebut, kini keluarganya dapat menempati rumah yang lebih aman dan nyaman. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan renovasi rumah tersebut hingga selesai.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, Baznas, Dharma Wanita Persatuan, serta semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkap Andi.
Tidak hanya menggelar syukuran bedah rumah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang berada di sekitar lokasi. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kepedulian sosial serta berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Suasana acara berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur. Warga sekitar turut hadir menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga penerima manfaat. Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Program bedah rumah yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan, keamanan, dan kenyamanan keluarga penerima bantuan.
Melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu. Program Bantu Rakyat pun diharapkan menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.