Skip to main content

Program Makan Bergizi Gratis Mulai 3 Februari, 3.000 Siswa di Bengkulu Terima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis Mulai 3 Februari, 3.000 Siswa di Bengkulu Terima Manfaat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>  Badan Gizi Nasional Republik Indonesia melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah mempersiapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Program ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada 3 Februari 2025 dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bengkulu. Program MBG ini dianggap sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan harapan dapat mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan melalui perbaikan gizi.

Pj Walikota Bengkulu, yang diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Eko Agusrianto, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program ini. “Kami mendukung sepenuhnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat,” ujar Eko Agusrianto dalam pernyataannya pada Rabu (22/1/2025). Pemkot Bengkulu percaya bahwa program ini akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan mendukung pertumbuhan generasi yang lebih sehat.

Sebagai langkah awal, program ini akan mencakup enam sekolah di Kota Bengkulu, dengan total penerima manfaat sekitar 3.000 siswa. Sekolah-sekolah yang terlibat dalam tahap awal ini antara lain TK Kartika II-16, SD Negeri 73, SD Negeri 61, SMP Negeri 6, SMP Negeri 14, dan SMA Negeri 4, yang terletak di kawasan Kecamatan Singaran Pati. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu pun telah berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah untuk mendata jumlah peserta didik yang berhak menerima manfaat program ini.

Kepala Dinas Dikbud, A. Gunawan, menjelaskan bahwa mereka telah mempersiapkan langkah-langkah teknis terkait validasi data peserta didik yang akan mengikuti program MBG. "Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah untuk memastikan jumlah peserta didik yang memenuhi syarat dan mempersiapkan sekolah-sekolah yang akan menjadi titik lokus pelaksanaan program ini," jelas Gunawan. Ia berharap agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bengkulu dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di kota tersebut.

Gloria Erysa Meilinda Situmorang, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu, menyampaikan bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional, untuk mempersiapkan program ini secara matang. Gloria menjelaskan bahwa SPPG telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti dapur umum, peralatan masak, tempat makan, dan alat transportasi untuk distribusi makanan. "Kami juga akan melibatkan tenaga kerja yang terampil untuk mendukung kelancaran distribusi dan kualitas makanan yang diberikan," tambahnya.

Sebagai bagian dari persiapan, SPPG akan membangun tiga dapur umum yang akan ditempatkan di lahan milik TNI. Setiap dapur tersebut direncanakan untuk melayani kebutuhan makanan harian bagi 3.000 siswa. Dengan adanya program MBG ini, diharapkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Kota Bengkulu dapat meningkat, serta membantu mengurangi angka malnutrisi di kalangan pelajar. Program ini juga diharapkan menjadi langkah signifikan dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan produktif.

Pewarta : Amg

Editin : Adi Saputra